Ini 3 Perempuan Indonesia Masuk Asia's Power Businesswomen dan 11 Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik
3 Perempuan Indonesia Masuk Daftar Forbes Asia's Power Businesswomen 11 Perusahaan Indonesia Masuk 200 Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik
Lima tahun kemudian, dia ditunjuk sebagai direktur untuk unit manajemen aset perusahaan asuransi guna membangun tim investasi sendiri.
Di bawah kepemimpinannya, aset yang dikelola Avrist Assurance melonjak 169 persen menjadi Rp 2,2 triliun dan jumlah pelanggan Avrist hampir tiga kali lipat.
Pada 2018, Leonita menjadi satu-satunya wanita di jajaran direksi perusahaan.
Sementara itu, Teresa Wibowo bekerja di sebuah perusahaan keluarga.
Namun, hal itu tidak membuatnya santai-santai saja dan tidak berinovasi.
Pada 2016, Teresa pertama kali membangun Ruparupa untuk mentransformasi bisnis perusahaan yang tadinya fokus melakukan penjualan produk peralatan rumah tangga melalui outlet-outlet Ace Hardware ke ranah digital.
Kesuksesan Teresa dalam membangun bisnis ini menjadi penting unuk kesuksesan bisnis Kawan Lama yang kian menghadapi tekanan dari rival digital mereka seperti Tokopedia dan JD.com.
11 Perusahaan Indonesia Masuk 200 Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik Versi Forbes
Sementara itu, sejumlah perusahan asal Indonesia masuk dalam daftar "200 Perusahaan Berkinerja Terbaik di Asia Pasifik 2019" versi Forbes.
Perusahaan- perusahaan ini bersaing dengan perusahaan negara lain yang dikenal punya punya rapor baik.
Sebut saja asal China, Jepang, dan Korea Selatan.
Best Over A Billion adalah daftar perdana dari perusahaan-perusahaan yang berkinerja terbaik di kawasan Asia-Pasifik dengan pendapatan 1 miliar dollar AS atau lebih (Rp 14 triliun).
Laporan ini akan melengkapi daftar perusahaan mapan, "Best Under A Billion of the 200 best-performing", yakni perusahaan kecil dan menengah di kawasan Asia-Pasifik dengan pendapatan kurang dari 1 miliar dollar AS.
"Kedua daftar ini sekarang secara komprehensif mencakup semua perusahaan yang terdaftar di Asia Pasifik, memilih 400 terbaik dari yang terkecil hingga yang terbesar, menggunakan dana 1 miliar dollar AS dalam penjualan sebagai garis pemisah," bunyi penjelasan Forbes dikutip Kompas.com, Minggu (7/9/2019).
Supaya kesinambungan, kriteria yang dikembangkan untuk daftar ini mirip dengan yang digunakan untuk yang penilaian lain. Bahkan, beberapa perusahaan terkemuka di Best Over A Billion telah meningkatkan pendapatan di atas 1 miliar dollar AS dan lulus ke daftar ini. Seperti Alibaba, Jollibee dan, Tencent.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ceo-xl-axiata-dian-siswarini-kanan.jpg)