Sempat Kabur Naik Becak Bareng Anak Istri, Kurir Sabu yang Tertembak di Punggung Ditangkap di Mabar
Sebelumnya penangkapan yang diduga kurir sabu, BNNP Sumut melakukan pengejaran terhadap mobil Toyota Avanza berwarna hitam yang dikendarai pelaku
Informasi dihimpun, terdapat bekas tembakan peluru pada mobil yang ditinggalkan oleh MKP.
Baca: Sepasang Kekasih Pesepeda Motor Tewas setelah Menabrak Tembok Parit, Hendak Berkemah di Danau Toba
Baca: Sikapi Aksi Ramai Penolakan Ketua KPK Terpilih, Irjen Firli Bahuri: Berbuat Baiklah, Jangan Dendam
Baca: Abdi Tamba (17) Turut Tewas Laka Maut Mobil APV Terbalik di Tol Jagorawi saat Hendak ke Gereja
Dari dalam mobil petugas menemukan 1 kilogram narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik.
MKP bersama seorang perempuan diduga istrinya, dan anak-anak hendak meninggalkan Kota Binjai.
Aksi kejar-kejaran petugas BNNP Sumut terjadi dari Jalan T Amir Hamzah Pasar 4 Kelurahan Jati Utomo kecamatan Binjai Utara.
Saksi mata, seorang penarik becak bermotor, Janiar mengatakan, petugas sempat melepaskan tembakan peringatan, namun tak diindahkan MKP yang diduga mengemudikan Avanza.
Peluru petugas mengenai MKP, lalu yang bersangkutan berhasil keluar dari mobil dan kabur dengan menumpangi becak bermotor, lalu naik angkutan umum meninggalkan Kota Binjai.
Baca: Detik-detik Toyota Rush Ditabrak Kereta Api hingga Terseret Belasan Meter
Baca: VIRAL Postingan Gubernur Riau ke Thailand di Tengah Derita Warga Kena Asap, Begini Kata Karo Humas
"Yang sopirnya luka pas keluar mobil.
Penumpang mobil Avanza itu ada 3 orang.
Kayaknya keluarga suami, istri dan anak.
Saya mau ngantarnya karena mereka bilang mengalami kecelakaan.
Waktu saya antar, ada luka di punggung kirinya," kata Janiar (39) warga Jalan Traktor Lingkungan XI Kelurahan Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai.
Baca: Satu Keluarga Beranggotakan 5 Orang Kompak Nyabu Bareng, Diciduk saat Nongkrong di Rumah Kosong
Baca: Warga Tanjung Morawa Minta Kandang Ayam Potong Ditutup, Kesal Rumahnya Banyak Lalat dan Bau Kotoran
Sontak kejadian ini menghebohkan warga sekitar.
Menurut Kadus Dusun 2 Batako, Beni menerangkan bahwa mobil tersebut ditinggalkan setelah aksi kejar-kejaran dengan petugas BNN Provinsi Sumut.
"Setelah mendapatkan informasi masyarakat tentang mobil yang ditinggalkan, warga menghubungi via telepon pihak Bhabinkamtibmas Desa Tadam Hulu 2, Aiptu H.Aritonang.
Lalu kemudian Personil Polsek Binjai menuju TKP dan mengamankan mobil Azanza warna Hitam itu," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/m-khaidir-purba-mkp2.jpg)