Al'muchtar Aylah Targetkan Berangkatkan 10.000 Jemaah Umroh Tahun Ini

Mahmud menargetkan, selama tahun 2019, ada 10.000 calon jamaah yang akan berangkat umroh dari Medan melalui aplikasi ini.

TRIBUN MEDAN/SEPTRIANA AYU SIMANJORANG
Direktur Utama PT Almuchtar Tour & Travel, H Mahmud berfoto bersama dalam peluncuran aplikasi Al'muchtar Aylah Convention Tiara Medan, Minggu (15/9/2019). Mahmud menargetkan, selama tahun 2019, ada 10.000 calon jamaah yang akan berangkat umroh dari Medan melalui aplikasi ini. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Pada jaman serba digital ini mendorong berbagai usaha juga turut melakukan digitalisasi baik perbankan hingga travel umroh. PT Almuchtar Tour & Travel meluncurkan Al'muchtar Aylah, sebuah aplikasi yang memudahkan para jemaah umroh berangkat ke Tanah Suci.

Direktur Utama PT Almuchtar Tour & Travel, H Mahmud mengatakan Al'muchtar Aylah ini merupakan pelopor umroh berbasis online yang akan memudahkan calon jemaah untuk mendaftar umroh di mana saja dan kapan saja tanpa harus datang ke kantor.

"Sebenarnya sebelum ini sudah bisa daftar tapi hari ini secara resminya aplikasi ini bisa digunakan oleh semua calon jamaah umroh di seluruh Indonesia," ujar Mahmud pada acara peluncuran di Convention Tiara Medan, Minggu (15/9/2019) siang.

Mahmud menargetkan, selama tahun 2019, ada 10.000 calon jamaah yang akan berangkat umroh dari Medan melalui aplikasi ini. Hal ini ia tetapkan sesuai dengan pendaftar yang sudah mencapai ratusan bahkan sebelum aplikasi ini resmi diluncurkan.

Untuk mendaftar aplikasi ini cukup mendownload Al'muchtar Aylah di smartphone. Lalu calon jemaah bisa memilih tanggal keberangkatan dan kota asal. Di aplikasi itu akan tertera secara detail mengenai hotel yang dipakai, transportasi, jumlah hari perjalanan, hingga biaya yang dikenakan.

"Nanti dapat virtual akun, inilah yang akan dipakai mulai pendaftaran hingga keberangkatan. Setelah itu koper dan peralatan lainnya akan diantarkan ke rumah masing-masing calon jamaah," ujarnya.

Melalui kemudahan ini, jemaah tak perlu datang ke kantor. Setelah mendaftar, di portal aplikasi Al'muchtar Aylah ini akan tertera kolom untuk mengunggah berkas-berkas yang dibutuhkan.

"Nanti di aplikasi itu calon jamaah bisa mengunggah dokumen yang diperlukan seperti paspor, suntik meningitis, dan dokumen lainnya. Jika sudah nanti calon jamaah akan langsung mendapatkan jadwal keberangkatannya," ujarnya.

Menurutnya aplikasi ini merupakan satu aplikasi yang dibutuhkan semua jamaah umroh. Melalui aplikasi ini, calon jamaah akan mendapatkan visa, manifest, nomor kamar, tiket pesawat, dan sebagainya.

Mahmud mengingatkan para jamaah untuk pintar-pintar dalam memilih travel. Menurutnya kehadiran aplikasi ini juga bertujuan dalam mencerdaskan jemaah agar terhindar dari travel bodong.

Komisaris PT Almuchtar Tour & Travel Sally Kusuma mengatakan aplikasi Al'muchtar Aylah ini tidak hanya bisa dipakai untuk mendaftar umroh. Aplikasi ini bisa memberikan penghasilan tambahan 

"Kita memberikan keuntungan bagi setiap pemesan yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Cukup dengan mendaftarkan jemaah saja bisa mendapatkan Rp 300 ribu," kata Sally. 

Hal ini juga berlaku untuk pemesan yang melakukan pemesanan untuk keberangkatannya sendiri. Uang Rp 300 ribu ini akan masuk ke aplikasi menjadi saldo. 

"Untuk menarik uangnya bisa dilakukan melalui bank. Jadi bisa ditarik kapan saja dan dimana saja. Kita juga punya program gratis satu untuk 35 orang pendaftar," katanya. 

Selain itu diaplikasi ini nanti ada e commerce juga. Aplikasi ini ditujuan untuk berjualan oleh-oleh dari Tanah Suci seperti air zamzam, kurma, dan lainnya. 

"Melalui aplikasi ini bisa pesan apa saja tanpa perlu jauh kesana, modelnya seperti jastip. Kita memang mengikuti digitalisasi ya, kita memudahkan masyarakat untuk mendapatkan oleh-oleh dari Mekah dan Madinah," pungkasnya. 

Acara launching aplikasi Al'Muchtar Aylah dengan tagline 'pelopor umroh online' ini sebelumnya dibuka Kadis Sosial Pemprovsu Ir Rajali S.Sos Msp mewakili Wagubsu yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, pihaknya merasa bangga, karena daftar umroh tidak lagi harus datang ke kantor tapi cukup membuka aplikasi.

"Ini cukup mempermudah, jadi bisa tahu dimana nanti hotel nya, kapan berangkatnya dan kapan kembalinya, sebagai travel non pemerintah hal ini cukup membantu kita dan kami doakan aplikasi seperti ini bisa sukses," katanya.

Sementara, Kakan Kemenag Kanwil Sumut 
H. Iwan Zulhami SH MAP dalam sambutannya berharap aplikasi ini menjadi momok tertentu setelah beberapa tahun Almuchtar mengabdikan dirinya membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada jamaah untuk berangkat haji dan umroh.

"Banyak kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) lainnya tapi juga banyak yang masih mengecewakan jamaahnya, jadi pemerintah berharap pelayanan ini dapat memberikan kemudahan dan kepercayaan buat masyarakat," pungkasnya.

Diketahui, acara ini juga sekaligus manasik haji sebanyak 500 calon jamaah umroh yang akan diberangkatkan biro travel ini pada Oktober 2019 mendatang. Biro travel ini sendiri sudah memiliki cabang yakni di Banda Aceh, Pekanbaru, Jakarta, Cirebon, Surabaya dan Medan menjadi pusatnya.

(cr18/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved