News Video
Cekcok Penertiban Warenhuis, Warga Adang Alat Berat Satpol PP untuk Robohkan Bangunan Ilegal
Pantauan wartawan www.tribun-medan.com, penertiban mendapat penolakan warga. Alat berat yang dibawa Satpol PP diadang beberapa ibu-ibu.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.com - Setelah berhasil mengosongkan gedung bersejarah Warenhuis dari kantor ogganisasi kepemudaan, Satpol PP Medan kembali datang untuk merobohkan bangunan-bangunan ilegal yang ada di sekitar Warenhuis, Jumat (13/9/2019).
Penertiban ini dipimpin langsung Kasatpol PP Medan Muhammad Sofyan.
Pantauan wartawan www.tribun-medan.com, penertiban mendapat penolakan warga.
Alat berat yang dibawa Satpol PP diadang beberapa ibu-ibu.
"Kami di sini punya hak. Jangan hak kalian terus aja yang diapain. Ini masyarakat, jangan main bongkar-bongkar aja," ucap seorang perempuan.
Tonton videonya;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
Aksi Buka Baju Warnai Penertiban Rumah di Kawasan Waren Huis
Petugas Temukan Ular saat Pembersihan Gedung Warenhuis Medan, TONTON VIDEO. .
Sejarah Warenhuis
Kota Medan memang memiliki banyak gedung tua yang berstatus cagar budaya.
Satu di antaranya gedung Warenhuis yang merupakan bekas tempat supermarket pertama di Kota Medan, hari Senin (1/7/2019).
Gedung Supermarket Warenhuis ini sering dipakai masyarakat Kota Medan sebagai tempat berswafoto. Karena gedung tersebut arsitekturnya berbentuk unik dan sangat klasik.
Tak hanya untuk sekedar berswafoto saja, namun tempat foto prawedding serta latar tempat foto model di Kota Medan. Bahkan, tempat membuat videoklip, bagi masyarakat Kota Medan yang memiliki group band.
Meskipun bangunannya secara kasat mata seperti tak terawat dan kondisinya memperhatinkan karena sejak bangunan tersebut terbakar pada 2013 lalu.
Tetapi, di dalam gedung tersebut masih ada aktifitas, seperti kantor Dewan Pimpinan Cabang, Konfenderasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC. K. SPSI) Kota Medan.
Gedung Warenhuis yang merupakan supermarket pertama di Medan, berada di kawasan Kesawan, tepatnya di Jalan Ahmad Yani VII-Hindu, Kota Medan.