Dua Kelompok Organisasi Kepemudaan Terlibat Bentrok, Kini Situasi Kondusif Polisi Berjaga-jaga
Sekelompok massa dari Organisasi Kepemudaan (OKP) tiba-tiba datang dengan jumlah banyak serta lengkap dengan senjata tajam.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Warga Jalan Eka Rasmi, Medan Johor mendadak heboh, pada Minggu (8/9/2019) petang.
Pasalnya, dua kelompok dari organisasi kepemudaan diduga bentrok.
Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan pada peristiwa tersebut dikabarkan dua orang mengalami luka-luka.
Warga sekitar, Iwan Kolam (49) mengatakan, kejadian sekitar pukul 17.00 WIB.
Saat itu, sekelompok massa dari Organisasi Kepemudaan (OKP) tiba-tiba datang dengan jumlah banyak serta lengkap dengan senjata tajam.
"Kami gak pernah urusin orang.
Termasuk organisasi di sini. Sebelumnya memang tidak ada masalah. Kita duduk-duduk di situ.
Tiba-tiba mereka datang menyerang kira-kira pukul 17.00 WIB," ujar pria berbaju hitam saat ditemui Tribun Medan di lokasi.
Pantauan Tribun Medan, satu unit mobil petugas bak terbuka terlihat telah mengangkut tiga unit sepeda motor di mana dua jenis metik dan satu Yamaha King.
Di lokasi, masih dipadati warga.
Tidak hanya itu, puluhan petugas kepolisian telah standby di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan dua kelompok yang diduga terlibat dalam bentrokan tersebut telah kondusif.
Tidak hanya petugas dari kepolisian, pihak TNI pun terlihat tengah berjaga di lokasi kejadian.
Terkait peristiwa tersebut, Iwan yang merupakan warga sekitar mengatakan bahwa kelompok organisasi kepemudaan tersebut diduga telah berniat melakukan penyerangan dari awal.
"Diduga mereka memang udah berniat dengan membawa senjata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/berjaga-di-lokasi-yang-sempat-terjadi-bentrok-antar-kelompok-pemuda.jpg)