BJ Habibie Masuk Rumah Sakit, Dirawat Intensif oleh Tim Dokter Kepresidenan di RSPAD Gatot Soebroto
Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie dirawat secara instensif oleh Tim Dokter Kepresidenan di RSPAD Gatot Soebroto.
TRIBUN-MEDAN.COM - Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie dirawat secara intensif oleh Tim Dokter Kepresidenan di RSPAD Gatot Soebroto.
Hal itu dikonfirmasi oleh Sekretaris Pribadi BJ Habibie, Rubijanto.
"Dengan hormat bersama ini kami konfirmasikan bahwa Bapak BJ Habibie saat ini sedang menjalani perawatan yang intensif oleh Tim Dokter Kepresidenan (TDK) di RSPAD Gatot Soebroto," kata Rubijanto dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Minggu (8/9/2019).
Menurut Rubijanto, TDK menyatakan BJ Habibie untuk sementara ini belum diizinkan untuk dikunjungi.
Hal itu agar Habibie bisa mendapatkan hasil perawatan optimal dan istirahat yang cukup.
"Kami atas nama keluarga menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan doa dari semua pihak, memohon kehadirat Allah SWT agar beliau segera diberikan kesembuhan dan kesehatan agar dapat beraktivitas kembali," katanya.
BJ Habibie: Usia Saya 83, tetapi Jiwanya 38
Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie, berulang tahun yang ke-83, pada Selasa (25/6/2019) lalu.
BJ Habibie pun mengucapkan terima kasih atas semua orang yang telah memberikan ucapan ulang tahun kepadanya.
"Saya ucapkan terima kasih atas ucapan ulang tahun," ujar Habibie saat mengawali orasi ilmiahnya di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa.
Habibie menambahkan, usianya kini sudah 83 tahun, namun jiwanya tetap merasa seperti berusia 38 tahun.
"Saya bilang, usia saya 83, tapi jiwanya 38," kata mantan Menteri Riset dan Teknologi ini.
Habibie mengatakan, kini dia fokus menjaga kesehatan.
Dia mengaku baru selesai dirawat selama dua hari lalu.
BJ Habibie yang lahir pada 25 Juni 1936 merupakan Presiden ketiga Indonesia pasca-lengsernya Soeharto yang diwarnai pergolakan reformasi 1998-1999.
Jabatannya digantikan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang terpilih sebagai presiden pada 20 Oktober 1999 oleh MPR hasil Pemilu 1999.
Dengan menjabat selama 2 bulan dan 7 hari sebagai wakil presiden, dan 1 tahun dan 5 bulan sebagai presiden, Habibie merupakan wakil presiden dan juga presiden dengan masa jabatan tersingkat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/habibie_jokowi_20180304_194047.jpg)