AKHRINYA 14 Korban Pengantin Pesanan Asal Indonesia Dipulangkan dari Beijing

Dilansir setkab.go.id, mereka tiba di Jakarta pada Senin (2/9/2019) dan diterima oleh Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemlu, Andri Hadi.

Getty Images via BBC
Ilustrasi wanita korban perdagangan dengan modus pesanan pengantin 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah Indonesia pulangkan 14 warga negara Indonesia (WNI) korban kasus pengantin pesanan (mail-order brides).

Para korban yang berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat dipulangkan dari Tiongkok didampingi oleh KBRI Beijing.

Dilansir setkab.go.id, mereka tiba di Jakarta pada Senin (2/9/2019) dan diterima oleh Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemlu, Andri Hadi.

“Proses pemulangan ini adalah wujud kehadiran negara dalam pelindungan warganya sekaligus buah kerja sama yang erat dari berbagai pihak” ujar Andri Hadi.

“Mengenal calon pasangan terlebih dahulu, tidak terbujuk rayu janji ekonomi dan mengikuti prosedur pernikahan dengan benar merupakan langkah pencegahan yang paling efektif,” tuturnya.

Kasus pengantin pesanan mucul dengan modus penipuan oleh agen perjodohan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L.P. Marsudi telah mengangkat isu ini dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri RRT Wang Yi, di Bangkok, Thailand, pada 30 Juli 2019 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Retno Marsudi meminta bantuan Pemerintah RRT agar kasus korban pengantin pesanan dapat diselesaikan dan bersama-sama melakukan pencegahan.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah RRT yang telah menanggapi permintaan kerja sama tersebut secara positif.

Kasus ke-14 WNI tersebut kemudian diserahterimakan kepada Bareskrim Polri dan Kementerian Sosial untuk penanganan lebih lanjut di dalam negeri.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "14 Korban Pengantin Pesanan Asal Indonesia Dipulangkan dari Beijing"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved