Motif Pelaku Tega Siram Air Keras Ustaz Hasanuddin Hingga Tewas, Direncanakan 6 Bulan

Pelaku penyiraman air keras yang mengakibatkan ustadz Hasanuddin tewas sudah ditangkap pihak kepolisian.

YouTube/KompasTV
Hasanudin (28) korban penyiraman air keras 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelaku penyiraman air keras yang mengakibatkan ustadz Hasanuddin tewas sudah ditangkap pihak kepolisian.

Terungkap motif asmara yang membuat pelaku hingga tega melakukan perbuatan keji itu.

RM sekaligus mantan pacar istri sang ustadz tak sendirian. Dia bersama dengan temannya, RG ditangkap Polsek Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Pelaku menyiramkan air keras bekas ke wajah ustadz Hasanuddin pada malam hari selesai ustadz mengajar ngaji di Desa Pangkalan, Teluknaga.

Sebelumnya, RM dan RG ternyata sudah nyanggong sang ustadz di gang yang biasa dilewati korban sepulang mengajar.

Orang yang paling ditunggu-tunggu muncul, Jumat (30/8/2019) sekitar pukul 22.15 WIB.

RM dan RG berboncengan menggunakan motor Yamaha Vega ZR nomor polisi B 6549 GGD.

Ustadz Hasanuddin Tewas Disiram Air Keras, Pelakunya Mantan Pacar Istri sang Ustadz, Akui Sakit Hati
Pelaku merupakan mantan pacar istri sang ustadz, akui sakit hati 

RM segera memacu motor dan mendekati target.

Sementara RG remaja 16 tahun itu menyiramkan air keras di dalam ember kecil warna biru.

Wajah Hasanudin kuyup oleh air keras, peci dan pakaiannya ikut koyak.

Tak berdaya, korban kesakitan dan sempat berteriak meminta tolong hingga warga mendekat.

"Warga membawanya ke Puskesmas terdekat," ungkap Kapolsek Teluknaga AKP Dodi Abdul Rohim, Selasa (3/9/2019).

"Tapi tidak tertolong karena korban menderita luka bakar parah," ia menambahkan.

Polisi saat itu juga mencari kedua pelakunya, tapi memilih kabur menyeberang ke Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu.

Berita kematian ustadz muda itu segera tersebar ke seantero kampung.

Kurang 24 jam setelah peristiwa ini viral, buru sergap dari Polsek Teluknaga merapat ke Pulau Untung Jawa dan menangkap RM dan AG.

Penyidik menjerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pengeroyokan.

"Kedua pelaku diancam penjara seumur hidup," ungkap Dodi.

Sebenarnya, RM sudah merencanakan untuk mencelakai Hasanudin sejak enam bulan lalu.

Air keras dan ember biru bekas makanan ringan sudah RM simpan di rumahnya.

"Air keras sudah bekas, diambil dari pabrik tempat ia bekerja," ungkap Dodi.

Selama ini RM bekerja di pabrik peleburan logam yang salah satu bahan bakunya air keras.

"Dia menyimpan sisa air kerasnya di dalam rumah. Selama enam bulan dia simpan," terangnya.

Dituding Ganggu Istri Hasanudin

Selidik punya selidik, RM pernah menjalin cinta selama dua tahun dengan Yatimah, istri Hasanudin.

Berjalannya waktu, RM meninggalkan Yatimah dan menikahi gadis lain.

Yatimah pun berjodoh dengan Hasanudin.

Sudah suratan takdir, RM menduda setelah istrinya meninggal.

Dalam kesendiriannya, RM kembali mendekati Yatimah.

"Yatimah statusnya masih jadi istri Hasanudin," sambung Dodi.

Kehadiran RM, membuat hubungan rumah tangga Hasanudin dengan Yatimah merenggang.

Yatimah beberapa kali keluar rumah.

Hasanudin menduga istrinya keluar bersama RM.

Tiap Yatimah keluar rumah, Hasanudin selalu melempar kesalahan kepada RM.

RM mengklaim dirinya selama ini menjadi korban fitnah Hasanudin.

Ia pun mengaku sakit hati dengan tuduhan tersebut.

"Kalau istrinya pergi dan hilang dikiranya pergi sama saya. Selalu gitu terus," aku RM saat dihadirkan tim penyidik di Mapolrestro Tangerang Kota.

Tuduhan Hasanudin menimbulkan kebencian RM terhadap ustadz tersebut.

Ia tidak terima dan merencanakan membunuh Hasanudin dengan air keras.

Kapolsek Teluknaga menjelaskan, keterlibatan RG dalam kasus ini lebih karena ingin menunjukkan solidaritas ke RM sebagai teman tongkrongan.

"RG ini cuma arahannya sebagai teman hanya karena alasan solidaritas saja sering nongkrong bareng," ucap Dodi.

Hasil pemeriksaan sementara, RG menyiramkan air keras ke Hasanudin tanpa dijanjikan apa-apa oleh RM.

RG akan dikenakan pasal perlindungan anak dan akan melalui proses hukum berbeda dengan RM.

"Tentu ada tahapan-tahapannya," kata Dodi.

Dikatakan Dodi, istri korban masih dimintai keterangan apa ada hubungannya dalam kasus ini.

"Kami mintai keterangan sebagai wajib lapor di Polsek Teluknaga atas keterlibatan pembunuhan berencana tadi," sambung Dodi.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Ustadz Hasanuddin Tewas Disiram Air Keras, Pelakunya Mantan Pacar Istri sang Ustadz, Akui Sakit Hati

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved