DATA TERBARU 21 Ribu Orang Terinfeksi HIV/AIDS di Bali, Waspadai Variasi Aktivitas Seks Ini
Jumlah pengidap penyakit HIV Aids di Bali, Simak penjelasan terkait tipe HIV Aids hingga mewaspadai Oral Seks, Variasi Aktivitas Seks, dan Resikonya.
Virus ini menyerang daya tahan tubuh dan menimbulkan berbagai infeksi.
''HIV dan AIDS itu sama, hanya saja HIV belum menunjukkan gejala, sementara AIDS sudah," katanya.
"HIV adalah ditemukannya virus retrovirus di dalam tubuh seseorang tetapi belum ada keluh kesah, jadi kalau terbukti ada virus di dalam tubuh orang dan belum ada gejala penyakit berarti itu namanya pasien dengan infeksi virus HIV, kalau sudah ada gejala seperti batuk yang lama, apakah itu diare, atau demam yang lama itu baru disebut AIDS," ujar dr. Suryana.
Jadi HIV itu virus yang belum memunculkan gejala dan AIDS yang sudah memunculkan gejala.
Biasanya kualitas hidup orang yang mengidap HIV tidak jauh beda dengan orang normal.
Namun, orang-orang ini rentan AIDS karena virus HIV jika sudah kronis maka akan menjadi AIDS.
AIDS akan menimbulkan gejala-gejala penyakit lain.
"Nah untuk gejalanya itu ada demam yang lama, batuk yang lama, diare yang bolak-balik, gatel di kulit, berat badan yang turun drastis," tegasnya.
Orang yang memiliki faktor risiko hendaknya memeriksakan dini terlebih dahulu.
Orang-orang dengan faktor risiko itu adalah orang-orang yang sudah pernah melakukan seks, apalagi seks bebas.
"Secara umum tampilan tidak bisa dipakai patokan apakah orang itu terkena HIV atau tidak, yang jelas orang-orang dengan faktor risiko harus diperiksakan, seperti mereka yang sering jajan di luar (sewa PSK), dan pengguna narkoba," kata dr. Suryana.
Terkait HIV Aids
HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh, dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4.
Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentan diserang berbagai penyakit.
Infeksi HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).