Mama Muda Tikam Bayinya Sendiri (3 Bulan) hingga Tewas, Diduga Baby Blues Syndrome

Mama Muda Tikam Bayinya Sendiri (3 Bulan) hingga Tewas, Diduga Baby Blues Syndrome

Editor: Juang Naibaho
Istimewa
Ilustrasi 

Untuk memasuki rumah tersebut, harus melewati pos penjagaan yang dijaga petugas keamanan.

Setelah polisi datang, warga ramai mengunjungi rumah tersebut dan tidak menyangka ada kejadian nahas.

"Setahu kami memang ada bayi baru lahir. Tinggal di rumah mertua. Cuma kami tidak menyangka bakal setragis itu," kata Sinta (35), warga sekitar.

Baca: Vanessa Angel Terbaru - Pria Berkumis Memanggilnya Sayang hingga Keduanya Tampak Mesra

Baca: Dua Video Mesum Durasi 14 dan 18 Detik Beredar di Grup WA, Polisi Tak Bisa Hukum 2 Pemerannya

Lempar Bayi ke Tembok

Kasus bayi tewas secara tragis sebelumnya terjadi di Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Bayi berusia 15 bulan dilempar ke tembok 3 kali hingga tewas oleh ayah tirinya.

Pelaku ternyata baru enam hari menikah dengan ibunda bayi nahas bernama Dianwardah tersebut.

Danis Aprilia (36), ibu dari korban, mulanya berkenalan dengan tersangka Roni Andriawan (39) lewat aplikasi kencan. Perkenalan itu berlangsung sangat singkat. Empat hari berselang, keduanya langsung menikah.

Namun, menikahi pria yang baru dikenalnya empat hari justru menjadi malapetaka bagi Danis Aprilia.

Saat usia perkawinan baru menginjak enam hari, Roni secara keji melempar anak Danis, Dianwardah (15 bulan) ke tembok sebanyak tiga kali, dan akhirnya meninggal dunia.

Peristiwa tragis itu terjadi di rumah, sekaligus warung makan bebek rica-rica milik tersangka di Jalan Pasir Rindu, Kampung Ceper, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Saat konferesi pers di Polsek Serang Baru, Jalan Cikarang Cibarusah, Kamis, (29/8/2019), Danis mengatakan menikah secara siri dengan pelaku pada 20 Agustus 2019.

Janda beranak satu ini kenal melalui aplikasi cari jodoh selama empat hari dan mantap menerima pinangan Roni. "Di aplikasi tantan, cari jodoh, kenal 4 hari langsung nikah siri. Saya enggak tahu sama sekali dia cuma bilang istrinya meninggal di Jogja," kata Danis.

Saat kejadian, Senin (26/8/2019), dia mengaku tidak mengetahui sama sekali. Kala itu, Danis sedang salat dan memasak nasi di dapur, sedangkan suaminya dan anak kandungnya berada di kamar.

"Posisi terakhir yang saya tahu anak saya lagi tidur, cuma emang dia lagi sakit demam, agak rewel, enggak tahu apa-apa di dalam kamar diapain sama suami," kata Danis.

Baca: Kisah Heroik Legenda Persipura Jayapura Selamatkan SPBU dari Kebrutalan Massa, Pakai Baju Pegunungan

Baca: Maia Estianty Ungkap Kekasih Baru Luna Maya, Nagita Slavina Kaget saat Diberitahu Namanya

Danis Aprilia mengatakan suaminya memang selama ini memiliki sifat tempramental. Meski begitu, dia tidak pernah tahu kalau suaminya bersikap kasar atau memukul.

"Ya kalau marah-marah sering, teriak-teriak mulu, mukul enggak cuma sering marah-marah aja," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved