Iuran BPJS Naik Tuai Kritikan, Elviana Anggota DPR: Mindahkan Ibu Kota Saja Mampu Kok
Susana di balkon ruang rapat Komisi XI DPR mulai hening saat suara Ahmad Hatari, pria berusia 64 tahun meninggi
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubukpakam, Rita Masyita Ridwan ketika melayani warga yang datang ke kantor BPJS Kesehatan Tebing Tinggi Kamis, (5/7/2018).
Namun, nantinya hanya 19 persen dari kebutuhan pendanaan itu akan berasal dari APBN.
APBN yang dimaksud bukan hanya yang bersumber dari anggaran yang dialokasikan khusus bagi pembangunan ibu kota negara.
Namun, berasal dari skema kerja sama pengelolaan aset yang ada di Jakarta. Sementara sisanya berasal dari Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha atau KPBU dan investasi langsung swasta dan BUMN.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Usul Kenaikan Iuran BPJS Dibenturkan dengan Pemindahan Ibu Kota"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kepala-bpjs-kesehatan-cabang-lubukpakam-rita-masyita-ridwan_20180705_171455.jpg)