Calon Pengantin Pria Ternyata Wanita Bikin Syok Keluarga, Terbongkar Saat Curiga & Periksa ke Bidan

Pernikahan sesama wanita nyaris terjadi jika keluarga tidak cermat untuk meriksakan calon pengantin pria ke bidan

Ist
Ilustrasi pernikahan 

Lamaran yang dinanti-nanti ini akhirnya kandas dan keluarga calon mempelai wanita merasa telah ditipu dan menanggung malu gara-gara ulah Ni yang mengaku-ngaku sebagai pria.

Keluarga YE minta bantuan polisi mengamankan  Ni.

Keluarga Tertipu Karena NI Mengaku Melamar Pria, Bukan Wanita

Disisi lain, menurut informasi pihak keluarga Ni mengaku tidak tahu kalau yang akan dilamar Ni  ternyata wanita juga sehingga menuruti saja permintaan Ni.

ILUSTRASI
ILUSTRASI (SRIPOKU.COM/ANTON)

Kenal Lewat Facebook

Seperti diketahui, Kenal Lewat Facebook, Gadis dari Semidangaji Kabupaten Ogan Komering Ulu ini, Tertipu saat Lamaran, Calon Mempelai Pria Ternyata Wanita.

Impian YE (15) Gadis Semidangaji Kabupaten Ogan Komering Ulu ini, ingin membangun mahligai rumah tangga bersama Ni (25), yang Kenal Lewat Facebook itu kandas.

Sebab, NI Calon Mempelai Pria Ternyata Wanita ini sudah terungkap identitasnya sehari sebelum lamaran dilakukan.

YE kaget dan syok. Gadis Semidangaji Kabupaten Ogan Komering Ulu ini kaget setelah tahu jika kekasihnya yang Kenal Lewat Facebook itu seorang wanita.

Beruntung bagi Gadis Semidangaji berusia 15 tahun ini, idenitas NI diketahui Sehari sebelum acara lamaran.

Menurut informasi yang himpun Sripoku.com, keluarga besar YE, Gadis Semidangaji itu tengah menyambut calon mempelai “pria yang akan melamar YE di rumah calon mempelai wanita di salah satu desa di Kecamatan Semidangaji Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Berbagai persiapan untuk menyambut hari lamaran termasuk memasang tenda untuk tamu undangan sudah diersiapkan.

Sementara itu menurut informasi, Ni dan YE berkenalan melalui media sosial FB beberapa bulan lalu. Setelah menjalin komunikasi, keduanya sepakat untuk melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan .

Sudah Damai dan NI Sempat Ditahan

Sementara itu ditempat Terpisah Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan SKom yang dikonfirmasi Minggu (1/9/2019) membenarkan kasus tersebut. Manurut Kapolres kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved