Breaking News

News Video

Detik-detik Pelancong Asal Italia Betti Francesco Dijambret di Kota Medan, Aksi Pelaku di CCTV

Pelancong asal Italia bernama Betti Francesco menjadi korban Jambret di Jalan Candi Biara, Kecamatan Medan Petisah, tepat di belakang Hotel Adimula.

Tribun Medan
Rekaman CCTV, pelancong asal Italia bernama Betti Francesco menjadi korban Jambret di Jalan Candi Biara, Kecamatan Medan Petisah 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelancong asal Italia bernama Betti Francesco menjadi korban Jambret di Jalan Candi Biara, Kecamatan Medan Petisah, tepat di belakang Hotel Adimula.

Berdasarkan rekaman CCTV yang berdurasi 26 detik, peristiwa terjadi pada 17 Juli 2019, pukul 22.42 WIB.

Saat itu korban sedang berjalan kaki sambil bermain ponsel.

Tiba-tiba dua orang yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dari belakang dan merampas ponsel Betti Francesco.

Tonton videonya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Ungkap Kasus Jambret Spesialis WNA di Medan, Korban Kirim Email Ucapan Terima Kasih ke Polisi

Spesialias Penjambret Warga Negara Asing Ditangkap Polisi, Ditelusuri dari Online Shop

Jumat (30/8/2019), Polrestabes Medan memaparkan kasus pencurian spesialis WNA yang kerap terjadi di Medan.

Satreskrim Polrestabes Medan menangkap tiga orang pelaku.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan dua unit HP merek Samsung S7 dan HP merek Huawei.

Adapun ketiga pelaku yang berhasil diamankan yakni, Muhammad Jefri alias Mansyur (33) warga Jalan Pasar 10 Tembung, Mardiansyah Lubis (39) warga Jalan Perumnas Mandala yang berperan sebagai penadah, dan Arif Rahman Nasution alias Rahman (22) warga Jalan Letda Sujono yang berperan sebagai penadah.

Sementara pelaku lainnya berinisial M masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto menjelaskan tersangka melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban dan dijual kembali serta mendapat keuntungan.

"Korbannya adalah warga negara asing Italia atas nama Betti Francesco. Dari laporan tersebut kemudian kita melakukan penyelidikan. Kemudian kita mendapat informasi, bahwa ada beberapa pelaku yang sering kali mereka memang targetnya adalah orang asing," ucap Dadang Hartanto.

"Keuntungannya kenapa orang asing, orang asing ini setelah melapor mereka pulang. Dan cenderung tidak peduli lagi dengan barangnya. Tetapi tentu ini kalau dibiarkan akan dapat merusak citra kita sebagai masyarakat atau situasi yang aman di wilayah kita di Kota Medan," sambungnya.

Dadang juga menuturkan, pihak kepolisian sangat atensi untuk melakukan pengungkapan terhadap kasus ini.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved