TRAGIS, Bayi (15 Bulan) Tewas Dilempar ke Tembok 3 Kali, Pelaku Sang Ayah Tiri Pura-pura Tak Tahu

Polisi menangkap seorang pria yang tega melempar anak tirinya yang masih bayi hingga tewas.

Editor: Juang Naibaho
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
TRAGIS, Bayi (15 Bulan) Tewas Dilempar ke Tembok 3 Kali, Pelaku Sang Ayah Tiri Pura-pura Tak Tahu. Polisi olah TKP atas kejadian bayi perempuan korban KDRT. 

TRAGIS, Bayi (15 Bulan) Tewas Dilempar ke Tembok 3 Kali, Pelaku Sang Ayah Tiri Pura-pura Tak Tahu

MEDAN TRIBUN.com - Peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Polisi menangkap seorang pria yang tega melempar anak tirinya yang masih bayi hingga tewas.

Bayi perempuan berusia 15 bulan yang sedang sakit panas itu, dilempar ke tembok hingga 3 kali.

Polisi kini sudah menangkap pelaku bernama Roni Andriyawan (39) yang merupakan ayah tiri korban.

Baca: Terungkap Dalang Penyebar Ujaran Kebencian Pemicu Konflik dan Kerusuhan Warga Papua

Baca: VIRAL, Mualaf Ini Meninggal Setelah Ucap Dua Kalimat Syahadat

Baca: VANESSA Angel Terkini - seusai Heboh Video Bikini Kepergok Lakoni Ini Bersama Sang Mantan

Kejadian itu terjadi di sebuah kamar rumah di Kampung Ceper RT 03 RW 02, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Senin (26/8/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Kapolsek Serang Baru AKP Wito mengatakan kini pelaku sudah ditangkap.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polsii, Roni Andriyawan melemparkan korban ke tembok sebanyak tiga kali.

"Tiga kali pelaku lempar ke tembok, dua diantaranya terbentur kepalanya," ujar Wito saat dikonfirmasi, Rabu (28/8/2019).

Wito mengungkapkan kasus ini terungkap dari kecurigaan pihak rumah sakit tempat korban dirawat.

Bahwa ditemukan kejanggalan atas kematian korban KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) itu.

"Ada informasi dari rumah sakit yang merasa janggal akan kematian korban karena ada luka benturan di kepala dan sebabkan pendarahan otak," jelas dia.

Baca: OKNUM Polisi Bripka D yang Ditelanjangi Bantah Indehoy, Inilah 2 Hal yang Dilakukan di Rumah Bidan

Baca: INILAH Alasan Roger Danuarta tak Tergoda Nikah Siri ketika Orangtua Cut Meyriska Belum Kasih Restu

Kemudian diperkuat dari hasil pemeriksaan dokter dan visum di RS Polri Kramat Jati.

"Dokter kasih hasil pemeriksaan, kita juga perkuat dengan lakukan visum," ucap Wito.

Tak lama kemudian, polisi langsung melakukan pemerikaaan ke ibu korban dan juga pelaku, ayah tiri korban.

"Pelaku awalnya berbelit-belit, dan tak mengakui. Tapi setelah diinterograsi pelaku akhirnya mengakui perbuatannya," jelas dia.

Adapun berdasarkan hasil pemeriksaan, ketika itu korban rewel karena sakit panas.

Korban awalnya ditemani oleh pelaku dengan memberikannya obat dan kelapa hijau.

"Keterangan pelaku bayi itu nangis terus dan rewel sehingga pelaku merasa terganggu dan lempar bayi itu," ucap dia.

Baca: KKB Susupi Demo Papua hingga Baku Tembak Meletus, 2 Warga dan 1 Tentara Tewas, 10 Senjata Dirampas

Baca: Paksa Bupati Tandatangani Referendum, Terjadi Baku Tembak TNI dengan KKB Papua di Deiyai

Pelaku sempat berpura-pura tak mengetahui kejadian ini oleh istrinya.

"Jadi ketika itu istrinya lagi di luar, tidak di dalam kamar, ketika datang ke kamar kaget lihat kondisi anaknya seperti itu, lalu dibawa ke klinik kemudian dirujuk ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal," ungkap dia.

Kini pelaku telah ditahan di Polsek Serang Baru.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut kasus ini.

"Sejumlah saksi sudah kita periksa, pelaku juga sudah ditetapkan tersangka," paparnya. (MAZ)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Keji, Ayah Lempar Bayi Usia 15 Bulan ke Tembok hingga Tewas

Sumber: Warta kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved