Gedung Kelas SDN 010008 Asahan Tak Layak Pakai, Kadisdik Sebut Segera Diperbaiki

Ruang kelas yang mengalami kerusakan dan rawan terkena air pasang bakal ditinggikan dan akan menjadi bangunan layak.

Tribun Medan / Mustaqim
Kepala Dinas Pendidikan Asahan, Sofian Marpaung saat meninjau SD Negeri 010008 Asahan yang berada di Desa Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjungbalai, Asahan, pada Rabu (28/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Bangunan kelas di Sekolah Dasar (SD) Negeri 010008 Desa Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjungbalai, Asahan yang butuh perhatian, karena kondisinya memprihatinkan, akan segera diperbaiki.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Asahan, Sofian Marpaung turun langsung meninjau ke lokasi satu-satunya SD negeri di kawasan Desa Pematang Sei Baru, Rabu (28/8/2019).

Sofyan menyebutkan rencana perbaikan itu sudah menjadi program sejak tahun 2018 lalu untuk diusulkan mendapat dana alokasi khusus (DAK) pada tahun 2020 mendatang.

"Sebenarnya tanpa kehadiran saya disini. Sekolah ini sudah menjadi program untuk dapat DAK tahun 2020. Alhamdulillah, tahap verifikasi dan validasi tahun ini, sekolah ini masih dapat, mudahan mudahan tahun depan terealisasi," jelas Sofian.

Ruang kelas yang mengalami kerusakan dan rawan terkena air pasang bakal ditinggikan dan akan menjadi bangunan layak.

"Dari DAK itu, maka akan bisa dilakukan rehabilitasi untuk tiga ruangan kelas," ucapnya.

Ditambahkan Sofian, ia mengaku selain SD Negeri 010008 Desa Pematang Sei Baru, masih ada ratusan sekolah di Asahan yang butuh perbaikan.

Salah satu langkah yang akan dilakukan yaitu menjalankan program Disdik Asahan, yaitu program Gerakan Masyarakat Pengusaha Peduli Pendidikan Kita (Gempita).

"Harapannya melalui program ini bisa mewujudkan Asahan cerdas dibidang pendidikan, sarana dan prasarana pendidikan terpelihara," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala SD Negeri 010008 Asahan, Nur Aisyah menyebutkan bangunan di sekolah itu banyak mengalami kerusakan.

"Saat ini sekolah kami memang begitu lah keadaannya, banyak yang rusak. WC ada, tapi tak bisa dipakai," kata Kepala SD Negeri 010008 Sei Pematang Baru, Nur Aisyah, Senin (26/8/2019).

Menurut Nur Aisyah, kondisi ini telah berulang kali disampaikan ke pemerintah desa dan kecamatan.

Tak sampai disitu, pihak sekolah juga telah melaporkan hal ini ke Dapodik (data pokok pendidikan) demi mendapat prioritas untuk memeroleh bantuan.

"Masalah ini setiap tahun sudah kami usulkan, baik dari desa maupun kecamatan. Ke Dapodik juga, kira-kira sudah lebih dari tiga kali," sebutnya.

Pengakuan Nur Aisyah, dahulunya SD Negeri 010008 Asahan ini merupakan sekolah favorit di Desa Sei Pematang Baru.

Namun, kini hanya terdapat total 63 orang siswa yang memilih bersekolah di tempat tersebut, mulai kelas satu hingga kelas enam.

Hal ini membuat dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang diterima tidak mencukupi untuk memperbaiki kerusakan gedung sekolah.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved