Kronologi Irvan dan Putra Habisi Tiga Paman dan Sepupunya Vivin, Update Penemuan 4 Kerangka Manusia

"Pembunuhan dilakukan tersangka kepada para korban pada tanggal 9 Oktober 2014, tepatnya pada siang hari," kata Bambang.

Editor: Tariden Turnip
KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Kronologi Irvan dan Putra Habisi Tiga Paman dan Sepupunya Vivin, Update Penemuan 4 Kerangka Manusia. Tersangka Irvan dihadirkan dalam ungkap kasus penemuam kerangka manusia di Mapolres Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (27/82/109). 

#Kronologi Irvan dan Putra Habisi Tiga Paman dan Sepupunya Vivin, Update Penemuan 4 Kerangka Manusia

TRIBUN-MEDAN.com - Dalam waktu singkat polisi berhasil mengungkap kasus penemuan empat kerangka manusia yang terpendam di kebun belakang rumah Misem, warga Grumbul Karanggandul, Kecamatan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, telah menetapkan empat orang tersangka, yaitu Saminah (53) dan ketiga anaknya, Sania Roulitas alias Sania (37), Irvan Firmansyah alias Irvan (32) dan Achmad Saputra alias Putra (27).

Mereka diduga telah membunuh saudaranya sendiri yang kerangkanya ditemukan di kebun.

"Jadi perlu kami sampaikan terkait dengan empat kerangka yang ditemukan, yaitu anak pertama, anak ketiga dan anak kelima ibu Misem dan satu cucu Ibu Misem," kata Bambang saat ungkap kasus di Mapolres Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (27/8/2019).

Pelaku masih bersaudara

Ketiga anak Misem tersebut adalah Supratno alias Ratno (51), Sugiono alias Yono (46) dan Heri Sutiawan alias Heri (41).

Sedangkan kerangka yang perempuan adalah anak dari Ratno yaitu Vivin Dwi Loveana alias Pipin (22).

"Pelaku pembunuhan adalah tetangga yang juga merupakan anak kedua dari Ibu Misem, Saminah dan tiga anaknya, atau cucunya Misem.

Empat orang ini mengetahui rangkaian pembunuhan terhadap empat korban tersebut," ujar Bambang.

AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, pembunuhan terhadap keempat korban diduga dilakukan tersangka pada 9 Oktober 2014 silam.

Pembunuhan dilakukan di rumah orang tuanya Misem. 

"Pembunuhan dilakukan tersangka kepada para korban pada tanggal 9 Oktober 2014, tepatnya pada siang hari," kata Bambang.

Kapolres menjelaskan, keempat korban dibunuh satu per satu pada hari yang sama.

Setelah korban tewas, jasadnya ditimbun di lubang bekas kubangan lumpur yang berada di area kebun belakang rumah Misem.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved