Tagar #IbuKotaBaru Jadi Trending Topic Nomor 1, Disusul Penajam Paser Utara, Kaltim dan Kukar

Pengumuman pemindahan ibu kota negara oleh Presiden Jokowi, mendapat respons dari warganet, khusus pengguna Twitter.

Editor: Juang Naibaho
KOMPAS TV
Siaran langsung pernyataan Presiden Jokowi mengenai lokasi ibu kota baru yaitu Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dan sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara. 

Tagar #IbuKotaBaru Jadi Trending Topic Nomor 1, Disusul Penajam Paser Utara, Kaltim dan Kukar

TRIBUN MEDAN.com - Pengumuman pemindahan ibu kota negara oleh Presiden Jokowi, mendapat respons dari warganet, khusus pengguna Twitter.

Di media sosial Twitter tagar #IbuKotaBaru menduduki puncak trending topic sejak Jokowi mengumumkan secara resmi lokasi ibu kota negara, Senin (26/8/2019) sekitar pukul 13.30 WIB.

Sejak ditetapkan Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai ibu kota baru, maka beragam kicauan warganet marak menggunakan tagar #IbuKotaBaru.

Pantauan tribunmedan.com, tagar #IbuKotaBaru sudah dua jam berada di posisi nomor 1 daftar trending topic Twitter Indonesia.

Bukan itu saja, kata lainya yang masih berhubungan seputar pemindahan ibu kota juga menjadi trending topic di Twitter.

Beberapa di antaranya, yakni Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kaltim, dan Kukar

Berikut beberapa komentar netizen soal pemindahan ibu kota:

@serunik: So, Jakarta is the New York of Indonesia now? #IbuKotaBaru

@thatoneguyvee: Hopefully no orangutans will be harmed when Indonesia’s capital moves to Kalimatan ???? #IbuKotaBaru #IbuKotapindah

@love_myBorneo: Congratulations for our neighbor East Kalimantan has become the new capital of Indonesia ???? ???????????????????? #IbuKotaBaru

@megakhan7: New era is begin, we hope indonesia will better... unity for indonesia??#IbuKotaBaru

Baca: Lupa Cuci Piring, Anak Perempuan 12 Tahun Dipukuli Tantenya

Baca: Undangan Nikah Berubah Jadi Duka, Penuturan Calon Istri Lettu Angga Komunikasi Terakhir Mereka

Baca: Cekcok dengan Sopir Angkot, Kompol Nadapdap KO, Kepala dan Bibir Berdarah, Ini Penjelasan Polisi

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan ibu kota baru berada di Provinsi Kalimantan, Senin (26/8/2019) siang.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta.

"Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertangera, Provinsi Kalimantan Timur," kata Jokowi dikutip dari Kompas.com.

Jokowi beralasan, Kalimantan Timur memiliki risiko bencana yang kecil, baik banjir, tanah longsor, maupun gempa.

Selain itu, lokasi tersebut dinilai strategis. Jika ditarik kordinat, lokasinya berada di tengah-tengah wilayah Indonesia.

Alasan ketiga, lokasi itu berada dekat perkotaan yang sudah terlebih dahulu berkembang, yakni Kota Balikpapan dan Kota Samarinda.

"Keempat, telah memiliki infrastruktur yang relatif lengkap," ujar Jokowi.

Terakhir, hanya di lokasi tersebutlah terdapat lahan pemerintah, yakni seluas 180.000 hektare.

Baca: Irjen Paulus Waterpauw Temukan Fakta Mengejutkan dalam Kerusuhan Papua: Bukan Pekerjaan Orang Biasa

Baca: Karyawan RS Martha Friska Ngaku hanya Dibayar Rp 300 - Rp 500 ribu per Bulan

Saat mengumumkan ibu kota baru, Jokowi terlihat didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Selain itu, terlihat juga sejumlah pejabat pemerintahan, di antaranya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Hadir juga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

Sebelum mengumumkan secara resmi lokasi ibu kota baru, Jokowi juga telah meminta izin ke parlemen untuk memindah ibu kota. Jokowi menyampaikannya dalam pidato kenegaraan dalam Sidang Bersama DPD dan DPR pada 16 Agustus 2019.

Setelah itu, dalam nota keuangan yang dibacakan dalam rangkaian acara hari itu di Komplek Parlemen, Jokowi juga menyatakan bahwa pemindahan ibu kota tidak akan menggunakan dana APBN secara besar-besaran.

Baca: VIDEO Mesum 17 Detik Eks Karyawati Bank Viral, Kerabat Ungkap Kondisi Terakhir Si Perempuan

Baca: Akhirnya Aura Kasih dan Yan Widjaya Bertemu, Bahas Pabrik Susu Secara Tertutup di Restoran

Paling Lambat 2024

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, setelah lokasi ibu kota baru Indonesia resmi diumumkan, pemerintah masuk ke tahap persiapan.

Pada 2020, pemerintah mulai mematangkan regulasi, masterplan, dan desain tata ruangnya.

Bambang memperkirakan proses pemindahan ibu kota baru dimulai pada 2024.

"Kita harapkan paling lambat 2024 proses pemindahan sudah dilakukan," ujar Bambang dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Bambang mengatakan, berdasarkan kerangka waktu yang telah disusun pemerintah, selanjutnya akan dilakukan penentuan lokasi yang melibatkan Gubernur Kalimantan timur Isran Noor.

Sementara itu, pembangunannya bisa dimulai pada akhir 2020.

Menurut Bambang, pemindahan ibu kota baru akan dilakukan secara bertahap.

Namun, saat ini ia belum mau mengungkapkan secara detail.

Menurut Bambang, tahapannya akan diperlihatkan detail setelah melihat bagaimana perkembangan pembangunan di sana.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved