Marthen Manoppo Dilaporkan Gerayangi Tubuh ES, Ini Bantahan sang Wakil Ketua DPRD Sulut Ini

"Waktu saya menghindar, dia (terlapor) mengatakan jika dirinya pernah mencium saya dan bahkan bilang kemaluannya telah terangsang," jelas korban.

Editor: Tariden Turnip
tribun manado
Marthen Manoppo Dilaporkan Gerayangi Tubuh ES, Ini Bantahan sang Wakil Ketua DPRD Sulut Ini. Wakil Ketua DPRD Sulut 2014-2019 dari Demokrat Marthen Manoppo 

#Marthen Manoppo Dilaporkan Gerayangi Tubuh ES, Ini Bantahan sang Wakil Ketua DPRD Sulut Ini

TRIBUN-MEDAN.COM - Marthen Manoppo, Wakil Ketua DPRD Sulut dipolisikan oleh perempuan ES (30), warga Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, Minggu (25/8/2019).

Marthen Manoppo, warga Kelurahan Talete, Kecamatan Tomohon Tengah dilaporkan karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap ES.

Dalam laporannya, korban mengatakan peristiwa itu terjadi Sabtu (24/8/2019) sekitar pukul 17.30 Wita di depan toko roti Bread Factory Talete Tomohon Tengah.

Saat itu korban bersama sopirnya memarkir kendaraan di muka toko roti, hendak membeli roti.

Tak diduga saat itu Marthen Manoppo datang menghampiri korban yang ada dalam kendaraan.

Marthen Manoppo kemudian memulai aksinya meraba bagian tubuh dan organ intim korban secara berulang-ulang.

"Waktu saya menghindar, dia (terlapor) mengatakan jika dirinya pernah mencium saya dan bahkan bilang kemaluannya telah terangsang," jelas korban dalam laporan polisi nomor LP/436/VIII/2019/Sulut SPKT/Res-Tmhn, tertanggal 25 Agustus 2019.

Tak terima dengan aksi Marthen Manoppo serta tidak mau kejadian itu terulang, korban melaporkan apa yang dialaminya ke polisi.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait SIK SH melalui Kasat Reskrim Iptu Yulianus Samberi SIK ketika dikonfirmasi, Senin (26/8/2019), membenarkan adanya laporan tersebut.

Bahkan, menurutnya, kasus itu kini sudah dalam penanganan Unit PPA Sat Reskrim Polres Tomohon.

Setelah pemberitaan pelaporan dirinya, Marthen Manoppo menggelar konferensi pers di kediamannya, di Kelurahan Talete, Tomohon Tengah, Senin (26/8/2018) sore.

Kepada wartawan, Marthen Manoppo menjelaskan kronologi peristiwa tersebut, yang diakuinya sangat mengganggu kehidupan pribadi dan keluarganya.

“Dari berita yang saya baca, saya disebutkan bahwa saya yang pertama menghampiri mobil yang bersangkutan (pelapor).

Cerita yang benar, saya dari salon Nova mau pulang. Sampai di depan toko roti ada yang memanggil, ternyata saya dekati namanya pelapor itu yang ada di dalam,” ungkap Marthen Manoppo.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved