Valentino Rossi Start Ke-2 MotoGP Inggris, Marc Marquez: Bukan Hanya Dia yang Hebat
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez mewaspadai penampilan para pembalap Yamaha, terutama Valentino Rossi, di MotoGP Inggris 2019
Valentino Rossi Start Ke-2 MotoGP Inggris, Marc Marquez: Bukan Hanya Dia yang Hebat
TRIBUN MEDAN.com - Pembalap Repsol Honda Marc Marquez mewaspadai penampilan para pembalap Yamaha, terutama Valentino Rossi, di MotoGP Inggris 2019 yang akan digelar Minggu (25/8/2019) malam.
Valentino Rossi akan memulai start dari posisi kedua setelah Marquez.
Catatan ini membuat Marquez kembali dijagokan untuk bisa memenangi sesi balapan yang akan digelar di Sirkuit Silverstone nanti malam.
Meski begitu, The Baby Alien tidak mau memandang rendah lawan-lawannya di MotoGP Inggris 2019.
Marquez terutama mewaspadai para rider yang berasal dari tim Yamaha, termasuk rivalnya, Valentino Rossi dari Monster Energy Yamaha. Pasalnya, tim Yamaha memiliki catatan yang mentereng di Sirkuit Silverstone.
Dari 8 seri yang digelar sejak musim 2010, tim Yamaha mampu meraih 4 kemenangan melalui dua pembalapnya, Valentino Rossi (musim 2015) dan Jorge Lorenzo (musim 2013, 2012, dan 2010).
Baca: Inilah Motif Perwira Polwan Kompol Christiaty Kirim Miras ke Mahasiswa Papua saat Aksi Demo
Baca: Irjen Pol Paulus Diutus Kapolri ke Papua, Sebut Kondisi Papua dan Papua Barat Aman dan Kondusif
Baca: RAMOS HORTA Eks Pemimpin Timor Timur Angkat Bicara soal Papua hingga Seruan Frans Magnis pada OPM
Tidak heran banyak pengamat MotoGP menganggap Sirkuit Silverstone merupakan sirkuit dengan trek yang cocok untuk motor Yamaha.
Rekor itulah yang mungkin membuat Marquez memberi perhatian ekstra pada para rider tim Yamaha.
Dikutip Bolasport.com dari Tuttomotoriweb.com, Marquez mengungkapkan targetnya pada balapan MotoGP Inggris 2019.
"Tujuan kami adalah memimpin di baris depan, karena kami tahu bagaimana kekuatan motor Yamaha di sirkuit ini," ujar Marquez.
"Terlebih Valentino (Rossi) dan (Fabio) Quartararo yang meraih hasil cukup baik pada sesi hari ini (Sabtu)," lanjut juara dunia MotoGP 5 kali tersebut.
"Kami juga sadar bahwa mereka berdua adalah rider yang berpeluang untuk meraih pole position," ujarnya lagi.
"Namun, kami menerapkan strategi yang tepat dengan mencatatkan waktu yang bagus saat first run dan mencatatkan waktu terbaik dengan ban yang baru," ungkap Marquez.
Perebutan pole position yang ketat memang terjadi pada sesi kualifikasi yang digelar Sabtu (24/8/2019) kemarin.
Tiga pembalap, yaitu Marquez, Rossi, dan Jack Miller (Pramac Ducati) saling bersaing untuk mencatatkan waktu lap tercepat.
Namun, The Baby Alien sukses menjadi yang tercepat dengan keunggulan hanya 0,428 detik atas Rossi di posisi kedua.
Baca: Sang Ayah Terpaksa Bopong Jenazah Anaknya karena Pihak Puskesmas Tolak Sediakan Ambulans
Baca: Kasatpol PP yang Diancam Tembak Kombes Iwan Eka Ternyata Alumni Akabri 87, Leting Kapolri dan Kasad
Catatan tersebut membuat Marquez dan Rossi akan memulai balapan MotoGP Inggris dari baris paling depan.
Berkaitan dengan peluang ketatnya persaingan dengan The Doctor nanti malam, Marquez berujar, "Tentu dia (Rossi) akan menjadi rival yang sulit pada balapan nanti."
"Jika dia bisa tampil bagus dalam sesi latihan, maka dia akan lebih kuat pada saat balapan," lanjutnya.
"Namun, bukan hanya dia yang hebat. Quartararo dan (Maverick) Vinales juga tampil dengan baik," ujar Marquez lagi.
"Mereka bertigalah yang akan sangat kuat saat balapan," katanya menyimpulkan.
Sesi balapan MotoGP Inggris 2019 menurut rencana akan digelar di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada Minggu (25/8/2019) mulai pukul 19.00 WIB.
Para pembalap akan memanfaatkan aspal baru Sirkuit Silverstone untuk meraih hasil yang terbaik dalam sesi balapan nanti malam.
Baca: 3 Fakta Konflik Pabrik Susu Aura Kasih vs Yan Widjaya, Bawa Anak-Istri hingga Tutup Akun Twitter
Sebelumnya, Valentino Rossi angkat bicara soal hukuman penalti yang sempat menimpanya di sesi latihan bebas.
The Doctor hampir gagal meraih posisi kedua pada sesi kualifikasi MotoGP Inggris 2019 andai penalti yang menimpanya di sesi latihan bebas tidak dibatalkan.
Sebelumnya, Rossi mencatatkan waktu terbaik 1 menit 59,765 detik pada sesi latihan bebas kedua di Sirkuit Silverstone, Inggris, Jumat (23/8/2019).
Dengan hasil itu, Rossi semestinya bisa mengamankan posisi di 10 besar untuk waktu gabungan latihan bebas.
Namun, saat itu, FIM Stewart memberikan penalti kepada Rossi karena sang pebalap keluar batas dari trek saat di tikungan Chapel (tikungan 6).
Pebalap lain yang mendapat hukuman serupa adalah Fabio Quartararo dan Takaaki Nakagami. Kedua pebalap itu juga melewati garis pembatas berwarna putih di tikungan yang sama.
Beruntung bagi ketiga pebalap karena tidak berselang lama setelah FP2 berakhir, Steward memutuskan untuk membatalkan penalti dan mengembalikan waktu lap masing-masing pebalap. Rossi pun kembali ke posisi keempat.
Adapun Quartararo naik menjadi pebalap tercepat di FP2 MotoGP Inggris dengan catatan waktu 1 menit 59,476 detik.
Dalam pengakuannya, Valentino Rossi terkejut dengan hukuman dari Steward itu karena tidak merasa melewati batas saat melewati tikungan 6.
"Motornya tidak terasa seperti ketika melewati area hijau, biasanya Anda menyadarinya, seperti yang saya alami di GP Belanda,” kata Rossi dilansir Kompas.com dari Motorsport.
Baca: Tak Mampu Bayar Cicilan Kredit, Pria di Nusa Tenggara Timur Sengaja Masukkan Mobilnya ke Laut
The Doctor itu berpendapat bahwa pengaturan garis pembatas itu tidak ideal karena garis putih berakhir tiba-tiba. "Jika dapat memperpanjang garis putih itu, mungkin akan lebih mudah bagi steward untuk tidak terus-terusan mengecek apakah kami melewati garis hijau atau tidak," tutur Rossi.
“Dengan menggunakan aspal, Anda membuatnya lebih aman, tetapi masalah muncul ketika pebalap mulai memanfaatkan area itu,” kata dia.
"Ini seperti teknologi hawk-eye di tenis. Jika Anda menyentuh garis putih artinya masuk, jika tidak artinya keluar. Bagaimana pun, ini peraturan yang bagus," sambungnya.
Setelah pertemuan Komisi Keselamatan dengan para pembalap, FIM Steward memperpanjang jalur keluar belokan Chapel menjadi 30 meter lebih panjang.
Seperti dikutip dari laman MotoGP, langkah ini dibuat untuk menghindari adanya penalti yang tidak adil. Pelebaran jalur keluar tikungan tampaknya membantu Valentino Rossi lebih fokus dengan kecepatannya.
Saat latihan bebas ketiga, dia bertengger di posisi kedua. Rossi bahkan sempat memuncaki FP3 dengan waktu 1 menit 58,693 detik. Namun, Quarataro yang tengah on-fire membuat Rossi tergeser ke urutan kedua.
Quartaro memuncaki FP3 sekaligus mempertajam rekor waktu lap tercepat di trek sepanjang 5,9 km itu dengan torehan 1 menit 58,547 detik.
Rossi nyaris merebut pole position pada sesi kualifikasi. Namun, pebalap Italia itu harus rela memulai balapan MotoGP Inggris dari urutan kedua karena dikalahkan Marc Marquez (Repsol Honda) pada kualifikasi.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "MotoGP Inggris 2019, Rossi Komentari Penalti yang Menimpanya di FP2"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/motogp-2019-hasil-kualifikasi-motogp-italia-marquez-pole-positition-valentino-rossi-tercecer.jpg)