Tak Mampu Bayar Cicilan Kredit, Pria di Nusa Tenggara Timur Sengaja Masukkan Mobilnya ke Laut

Tak Mampu Bayar Cicilan Kredit, Pria di Nusa Tenggara Timur Sengaja Masukkan Mobilnya ke Laut

KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS
Tak Mampu Bayar Cicilan Kredit, Pria di Nusa Tenggara Timur Sengaja Masukkan Mobilnya ke Laut. Proses evakuasi mobil pick up dari air laut di pelabuhan Wuring, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (24/8/2019). (KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS) 

"Dia jalan ke belakang mobil, lalu dia dorong mobil ke laut. Saya teriak, dia tetap dorong. Akhirnya mobil itu pun jatuh ke laut. Sekejap saja, pemiliknya menghilang begitu saja dari pelabuhan," tutur Alo.

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya mendorong mobil pick up berwarna hitam hingga tercebur di laut.

Peristiwa tersebut terjadi di di Pelabuhan Wuring, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, NTT, yang terletak 3 kilometer dari Maumere.

Diduga pemilik mobil melakukan aksi nekat tersebut karena tidak mampu membayar cicilan kredit mobil.

Saat pengemudi turun, Alo Laran sempat menawarkan beras kepadanya.

 

Namun tawaran tersebut tidak dijawab oleh pemilik mobil

"Dia jalan ke belakang mobil, lalu dia dorong mobil ke laut. Saya teriak, dia tetap dorong. Akhirnya mobil itu pun jatuh ke laut. Sekejap saja, pemiliknya menghilang begitu saja dari pelabuhan," tutur Alo.

Mobil tersebut sempat terapung lalu kemudian tenggelam pelan-pelan.

Saat itu warga sekitar pelabuhan pun ramai-ramai melihat peristiwa tersebut.

Dievakusi Nelayan

Proses evakuasi mobil pick up dari air laut di pelabuhan Wuring, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (24/8/2019).
Proses evakuasi mobil pick up dari air laut di pelabuhan Wuring, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (24/8/2019). (KOMPAS.COM/NANSIANUS TARI)

Evakuasi mobil tersebut dilakukan oleh para nelayan Kampung Wuring dengan peralatan seadanya.

Dari pantauan Kompas.com di lapangan, tali yang digunakan untuk menarik mobil tersebut sempat putus tiga kali.

Alhasil, tiga kali juga mobil itu terjun ke laut.

Nelayan menarik mobil tersebut dengan bantuan truk ekspedisi.

Saat diangkat, kondisi mobil sudah dalam keadaan rusak, yakni kaca bagian depan pecah, bodi dan mesinnya juga tergores terkena gesekan anak tangga pelabuhan.

Kepala Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Pelabuhan Wuring Maurucius Herson mengatakan mobil tersebut akan diserahkan ke pihak kreditur

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved