Berani Masuk ke Kota, Anggota KKB Egianus Kogoya Ditembak Mati, Ini Penjelasan Polres Jayawijaya
''Kami sempat meminta mereka menyerah dan melempar senpi namun tidak diindahkan bahkan ditembaki hingga nyaris mengenai diri saya.''
#Berani Masuk ke Kota, Anggota KKB Egianus Kogoya Ditembak Mati, Ini Penjelasan Polres Jayawijaya
TRIBUN-MEDAN.COM - Anggota TNI Polri terlibat kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Egianus Kogoya di Pasar Jibama, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jumat (23/8/2019).
Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda membenarkan adanya kontak senjata dengan KKB di Pasar Jibawa Kota Wamena.
“Ya. Benar kita kontak senjata dengan kelompok KKB di Kota Wamena.
Kami berhasil melumpuhkan 1 orang,” ungkap AKBP Tonny Ananda ketika dikonfirmasi Kompas.com, melalui telepon selulernya, Jumat siang.
Kontak tembak itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIT itu saat anggota melakukan patroli di sekitar pasar Jibama,'' katanya.
AKBP Tonny Ananda mengatakan anggota KKB yang berjumlah lima, orang dua di antaranya membawa senjata laras panjang, lebih dulu melakukan menyerang sehingga terjadi kontak tembak.
Baca: Perempuan Ini Mengaku bisa Berbicara dengan Ular hingga Pelihara 16 Ekor, Minta Ularnya Jangan Nakal
Baca: Daftar Terbaru 20 Capim Lolos Seleksi KPK, Laode Gagal, Kapolda Sumsel Lolos Tes Profile Assessment
Baca: Cinta Tak Direstui, Pasangan Berumur 13 Tahun Nekat Terjun ke Sungai Sambil Berpegangan Tangan
Selain menewaskan satu anggota KKB, satu pucuk senpi pistol jenis revolver beserta tujuh butir peluru dapat direbut darinya.
Insiden tersebut juga menyebabkan dua orang terluka tembak yakni anggota Polres Jayawijaya dan anggota Satpol PP Pemda Jayawijaya.
Keduanya saat ini dirawat di RSUD Wamena.
''Kami sempat meminta mereka menyerah dan melempar senpi namun tidak diindahkan bahkan ditembaki hingga nyaris mengenai diri saya,'' ujar AKBP Tonny Ananda seraya mengaku sempat diteriaki Dandim Wamena karena jarak antara dirinya dengan KKB hanya tiga meter.
Baca: Tak Sengaja Dijatuhkan Kucing, Wanita ini Temukan Se-kotak Uang Simpanan Suami
AKBP Tonny Ananda menjelaskan, KKB yang selama ini bergerilya di hutan, kini mulai masuk ke dalam kota.
“Memang kita sudah mendapat informasi sebelumnya.
Kalau kelompok KKB hendak masuk ke dalam kota, untuk bergabung mendukung pergerakan elit politik separatis,” ujar AKBP Tonny Ananda.
KKB mulai bersatu membuat gerakan separatis
Ananda menambahkan, sampai saat ini pihaknya masih mengidentifikasi identitas para anggota satu kelompok KKB yang tewas tertembak.
“Jadi kita belum bisa pastikan ini dari kelompok mana," kata AKBP Tonny Ananda.
"Hanya saja dari informasi yang kami himpun, kelompok KKB di daerah pegunungan tengah Papua sudah mulai bersatu, untuk membuat pergerakan separatis,” ujarnya.
EGIANUS KOGOYA TURUN GUNUNG
Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol Inf Candra Diyanto menyebut ke-5 anggota kelompok kriminal bersenjata ( KKB) yang terlibat baku tembak dengan aparat keamanan di Pasar Jibama, ingin merampas logistik bahan makanan.
Ia yang bersama Kapolres Jayawijaya AKBP T Ananda tengah memimpin patroli mendapat laporan adanya sekelompok orang yang mengeluarkan tembakan di Pasar Jibama.
"Mereka sedang cari logistik yang kemungkinan akan dibawa ke atas (pegunungan).
Mereka sempat nembak-nembak untuk membuat masyarakat takut," ujar Ananda, kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Jumat (23/8/2019).
Bahkan, Candra meyakini ke-5 orang tersebut saat melakukan aksi dalam keadaan mabuk akibat minuman beralkohol.
Letkol Inf Candra Dianto memastikan kelima anggota KKB yang terlibat baku tembak tersebut bukan bagian langsung dari kelompok Egianus Kogoya.
Namun, mereka masih memiliki hubungan.
"Ini kolaborasinya. Mereka kemarin ada tinggal di kelompoknya yang di Jayawijaya.
Egianus sempat tinggal di sana," ujarnya kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (23/8/2019).
Menurut Candra, Egianus yang selama ini berada di Kabupaten Nduga tengah merencanakan sebuah aksi di Wamena.
Hanya hal tersebut sudah terdeteksi oleh aparat keamanan.
TNI-Polri menduga, Egianus ingin memanfaatkan momen banyaknya aksi protes terhadap tindakan rasisme yang diterima mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.
"Dia (Egianus) berharap ada aksi pengumpulan dan pengerahan massa sehingga dia bisa nyusup di situ, itu rencananya mereka," ucap Candra.
"Egianus turun, kemarin Egianus dengan kelompoknya ada di Wamena, cuma dia tidak di kota, dia ada di pinggiran kampung, dia masih mengintip-intip di mana mau membuat aksi," sambungnya.
#Berani Masuk ke Kota, Anggota KKB Egianus Kogoya Ditembak Mati, Ini Penjelasan Polres Jayawijaya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kontak Senjata di Wamena,1 Kelompok KKB Dilumpuhkan TNI-Polri", .
Penulis : Kontributor Wamena, John Roy Purba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sosok-pimpinan-kkb-papua-egianus-kogoya-masih-remaja-pangdam-cenderawasih-ungkap-salah-paham.jpg)