News Video

VIDEO: Kondisi Terkini Masjid Agung Medan Jelang Kedatangan Ustadz Abdul Somad (UAS)

Ribuan Jamaah memadati Masjid Agung Kota Medan untuk menghadiri Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS)

TRIBUN MEDAN/ Fadli Tara
Jelang Ceramah Ustad Abdul Somad, Ribuan Jemaah Padati Masjid Agung Medan 

TRIBUN-MEDAN.com - Ribuan Jamaah memadati Masjid Agung Medan untuk menghadiri Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Selasa (20/8/2019).

Pantauan wartawan www.tribun-medan.com jamaah sudah memadati masjid sekitar pukul 11.00 WIB.

Panitia menyediakan tenda di depan halaman Masjid Agung Medan.

Tenda sudah dipenuhi jamaah perempuan.

Sedangkan jamaah laki-laki masuk dalam masjid di lantai satu dan lantai dua.

Video di lokasi;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

BREAKING NEWS: Ribuan Orang Padati Masjid Masjid Agung Dengarkan Tausiyah Ustad Abdul Somad (UAS)

Ustadz Abdul Somad (UAS) Bertemu Edy Rahmayadi, Bicara Empat Mata, Ini Videonya. .

Saking banyaknya jamaah, awak media yang meliput kesulitan masuk ke dalam masjid.

Beberapa jaamah yang mencoba masuk akhirnya keluar kembali karena sudah penuh.

Ustadz Abdul Somad mengawali ceramahnya dengan mengibaratkan sistem pemerintahan sebagai sebuah tiang kokoh yang terdiri dari besi, batu bata, semen, kerikil, dan cat.

Baca: Kurangi Penggunaan Kantong Plastik, Masjid Agung Gunakan Besek Bambu untuk Wadah Daging Kurban

Baca: Edy Rahmayadi Letakkan Batu Pertama Menara Masjid Agung, Tegaskan tak Terkait Pilgub

"Coba perhatikan tiang ini baik-baik, kenapa kita bisa berdiri tegak, jangan lupa di dalamnya ada besi sebagaimana pemimpin di Sumatera Utara."

"Tapi besi tidak bisa berdiri sendiri Ia musti dibantu oleh batu kerikil siapakah itu? Itulah Wakil Gubernur Sumut, dan yang menyatukan kerikil dan besi adalah semen, semen itu adalah ulama maka kalau yang kedua ini baik, negeri ini menjadi baik," katanya.

Meski demikian, kata Ustadz Abdul Somad, semen, kerikil, batu bata, dan lainnya tidaklah terlihat sehingga mereka kuat.

Dan yang terlihat adalah cat tembok yang kerap mendapatkan goresan karena berada di luar.

"Semen tak nampak, kerikil tak nampak, batu juga tak nampak, tapi yang telihat itu yang paling lemah yaitu cat, yang di hadapan kalian ini yang paling lemah, yang digesek dan dicoret," katanya

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved