BERITA ORANG HILANG: Muharis Sudah Hilang dari Panti Rehabilitasi Seminggu, Ini Harapan Keluarga
Namun, dalam beberapa hari terakhir pihak keluarga ketar-ketir dan berharap agar Anzar secepatnya ditemukan.
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
BERITA ORANG HILANG: Muharis Sudah Hilang Dari Panti Rehabilitasi Seminggu, Ini Harapan Keluarga
TRIBUN-MEDAN.com- BERITA ORANG HILANG: Muharis Sudah Hilang Dari Panti Rehabilitasi Seminggu, Ini Harapan Keluarga .
Sudah 20 bulan terakhir Muhammad Muharis Anzar Syah Lubis (35) warga Jalan Setiabudi, Komplek Atria Residen, Kecamatan Medan Helvetia, menjalani perawatan sebagai pasien rehabilitasi Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (LRPPN ().
Namun, dalam beberapa hari terakhir pihak keluarga ketar-ketir dan berharap agar Anzar secepatnya ditemukan.
Pasalnya, anak kedua dari delapan bersaudara, yang masuk LRPPN karena depresi ini, sudah tujuh hari terakhir hilang.
Kini, kasusnya telah dilaporkan ke Polsek Helvetia dengan LI/10/VIII/2019/SU/ Polrestabes Medan/Sektor Medan Helvetia/ tentang orang hilang.
Menurut pengakuan Astry Zulaini Lubis, bahwa sejak 18 bulan terakhir abangnya Muhammad Muharis Anzar Syah Lubis dirawat di LRPPN karena mengalami gangguan kejiwaan.
Pada (13/8/2019) keluarganya mendapat laporan bahwa abangnya telah hilang dari panti rehabilitasi.
"Sampai saat ini abang belum ditemukan dan kasusnya sudah kita laporkan ke Polsek Helvetia," kata Astry, Selasa (20/8/2019).
Baca: Driver Ojek Online Waswas, Milih Cancel Order karena Begal Semakin Marak di Medan
Baca: Tiga Mahasiswa USU Ciptakan Komposter Pintar, Mudahkan Pembuatan Pupuk Kompos
Baca: Polda Tahan Bos PT Rian Makmur Jaya Terkait Kasus Dugan Korupsi Sirkuit Atletik
Astry menjelaskan abangnya hilang di panti rehabilitasi. Saat kejadian ia keluar untuk membeli jajan ke warung karena disuruh petugas. Habis itu dia pergi dan tidak balik lagi ke panti.
"Dia depresi karena ada masalah keluarga, tapi tidak bisa saya diceritakan masalah keluarga seperti apa. Yang jelas dia bukan karena narkoba, karena dia tidak pernah pakai narkoba," beber Astry.
Alasan keluarga memasukkan Muharis ke LRPPN, karena disitu ada dokter untuk penanganan depresi, bimbingan rohani, makanya keluarga memilih masukkan dia (Muharis) kesitu biar lebih tenang.
Baca: Arif Budiman Ginting Doyan Curi Pikap dan Simpan Mobil-mobil Curiannya di Ladang Sawit
Baca: Dilantik 9 September, Anggota DPRD Asahan Terpilih Tak Dapat Pin Emas
Baca: Sempat Takluk dari Jabar, Tim Basket Putra 3x3 Sumut Lolos ke PON 2020, Tim Putri Gagal
"Memang sudah lumayan kondisinya semenjak dimasukkan disitu. Kalau dibilang dia sudah mau ikut pengajian dan kondisinya sudah teratur," urainya.
Sampai saat ini, lanjut Astry memang belum ada kabar tentang abangnya.
Mereka (LRPPN) juga sudah mengerahkan pegawai untuk melakukan pencarian.
"Mereka tanggungjawab, tapi memang belum ada ditemukan," sebutnya.
Baca: Main Ponsel Selama 10 Jam Setiap Hari, Mata Bocah 9 Tahun Ini jadi Juling
Baca: Syaiful Ramadhan jadi Saksi saat Wasit Candra Sebut Dirinya Diancam Oknum Pakai Pistol
Baca: Ustadz Abdul Somad (UAS): Habis Ini Tanya Jawab, tapi Jangan Pancing-pancing
Baca: Setelah Diperiksa Polisi Malaysia 10 Jam hingga Dini Hari, Akhirnya Zakir Naik Minta Maaf!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/muhammad-muharis-anzar-syah-lubis.jpg)