PSMS Berharap Wasit Candra Dihukum, Kirim Gurning dan Legimin ke Komisi Disiplin PSMS

Komite Disipilin PSSI pun rencananya akan meminta keterangan pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning dan dua pemain di Jakarta, Selasa, (20/8/2019).

Penulis: Chandra Simarmata |
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Center bek Persiraja asal Medan, Luis Irsandi mengawal ketat gelandang PSMS, Ilham Fathoni (kanan) dalam pertandingan terakhir putaran pertama Liga 2 Musim 2019 Wilayah Barat, di Stadion H Dimurthala, Lampineueng, Banda Aceh, Rabu (14/8/2019) malam. Persiraja menang dengan skor 2-0. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kabar tentang adanya ancaman menggunakan pistol terhadap wasit Candra saat memimpin laga Persiraja Banda Aceh versus PSMS Medan, pekan lalu, akhirnya mulai diusut oleh Komite Disiplin PSSI. 

Komite Disipilin PSSI pun rencananya akan meminta keterangan pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning di Jakarta, Selasa, (20/8/2019).

"Sudah, dijadwalkan besok, Selasa (20/8/2019). Besok sore pertemuannya pukul 5," ujar Sekretaris Umum PSMS Medan Julius Raja, Senin (19/8/2019). .

Ia mengatakan, rencananya manajemen PSMS akan mengirimkan tiga orang untuk memberikan klarifikasi pada komdis PSSI. Mereka adalah Pelatih Kepala Abdul Rahman Gurning, Kapten Legimin Raharjo, dan pemain belakang Syaiful Ramadhan.

Baca: PSMS Kena Denda Rp 25 Juta Akibat Nyalakan Smoke Bom, Julius Raja Beri Imbauan Pada Supporter

Baca: Kontrak Mohamadou Al Hadji Tak Diperpanjang, Doakan PSMS Lolos ke Liga 1

Baca: Pelatih PSMS Geram Wasit Mengaku Diancam Pistol di Aceh: Kenapa Tidak Lapor ke Liga Saja?

"Kalau memang perlu didampingi, kami dampingi nanti," terang pria yang akrab disapa King ini.

Julius menambahkan terkait adanya kejadian pelemparan maupun gol berbau offside pada pertandingan itu, manajemen PSMS telah mengirimkan sejumlah dokumen antara lain berupa video kepada pihak PSSI.

"Hanya menyampaikan bahwa memang benar ada pernyataan tentang ancaman seperti itu. Membuktikan itu saja. Pasti kan dia (wasit) mau bela diri. Makanya dalam surat kami waktu itu, PSMS yang meminta supaya ikut dihadirkan kapten dan Syaiful yang mendengarkan itu. Supaya ada saksi, jadi memperkuat," jelasnya.

Julius pun berharap dengan menyampaikan klarifikasi beserta bukti, Komdis bisa melihat dan memutuskan hukuman atas sejumlah keputusan yang dikeluarkan wasit Candra yang dinilai sangat merugikan PSMS Medan.

Pelatih Abdul Rahman Gurning mengaku siap memberikan klarifikasi kepada Komdis PSSI terkait kalimat yang dilontarkannya usai laga Persiraja melawan PSMS.

Gurning menyebut wasit Candra yang memimpin laga mengatakan pada pemainnya bahwa diancam pistol ketika dirinya melancarkan protes selama pertandingan.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion H Dhimurthala, Banda Aceh, Rabu (14/8/2019) tersebut, PSMS menelan kekalahan 0-2 dari tuan rumah.

(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved