Warga Apresiasi Respon Cepat Penanganan Sampah di Pasar Kabanjahe yang jadi Lokasi Pedagang Loak
Ternyata, peringatan ini juga membawa kesan tersendiri bagi pedagang berbagi jenis pakaian bekas atau loak di Kabupaten Karo terutama Kabanjahe.
Penulis: Muhammad Nasrul |
Warga Apresiasi Respon Cepat Penanganan Sampah di Pasar Kabanjahe yang jadi Lokasi Pedagang Loak
TRIBUN-MEDAN.com - Warga Apresiasi Respon Cepat Penanganan Sampah di Pasar Kabanjahe yang jadi Lokasi Pedagang Loak .
Setiap tahunnya pada 17 Agustus, menjadi perayaan seluruh masyarakat Indonesia dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia.
Ternyata, peringatan ini juga membawa kesan tersendiri bagi pedagang berbagi jenis pakaian bekas atau loak di Kabupaten Karo terutama Kabanjahe.
Seperti amatan www.tribun-medan.com, sejak malam sebelum 17 Agustus, para pedagang sudah mulai mempersiapkan lapaknya untuk berjualan esok hari.
Pada tanggal 17 kemarin, ruas-ruas jalan yang berada di seputar Pasar Kabanjahe bak disulap menjadi komplek pedagang loak.
Namun, setelah proses jual beli selama sehari penuh itu, hampir di seluruh titik yang menjadi lapak jualan itu dipenuhi sampah terutama plastik bekas bungkusan pakaian.
Baca: Putra Bungsu Kasat Reskrim Tewas saat Selfie di Rel Kereta Api, Tertabrak KA Gajayana
Baca: VIDEO: 3 Mobil Tertimpa Pohon saat Hujan Deras dan Angin Kencang Guyur Kota Medan
Baca: Kota Medan Dilanda Hujan Deras, Pohon Tumbang di Berbagai Titik
Melihat kondisi ini, tentunya membawa kesan yang kurang baik bagi Kecamatan Kabanjahe.
Karena dapat mengganggu masyarakat yang akan kembali beraktivitas pada esok harinya. Selain itu, menjadikan pemandangan pusat kota Kabanjahe menjadi kumuh.
Namun, saat dicoba melihat langsung kondisinya pasca ditinggal ratusan pedagang itu, ternyata pada pagi harinya sudah tidak ditemukan lagi sampah yang berserakan.
Di seluruh titik jalan yang dijadikan lapak pedagang kemarin, ternyata sudah bersih dari sampah bekas aktivitas jual beli kemari.
Baca: BREAKINGNEWS: Pohon Tumbang Timpa 3 Unit Mobil di Jalan S Parman
Baca: Eko Ditangkap Polisi karena Bawa 1,9 Kilogram Sabusabu, Dicegat Petugas saat Melintas
Baca: Jenderal Bintang 3 Asal Langkat Letjen Agus Surya Semringah Dapat Kejutan dari Artis Bella Saphira
Seorang pedagang yang sehari-hari berjualan di sekitar Pasar Kabanjahe Suryani, mengaku memang sejak dirinya datang ke pasar sudah tidak melihat ada sampah sisa kemarin.
Dirinya menyebutkan, selama belasan tahun dirinya berjualan di sana ia menilai penanganan sampah pasca kawasan tersebut jadi pasar loak dadakan, tidak menjadi masalah.
"Tadi pagi saya ke sini sudah enggak ada sampahnya, tapi biasanya memang tukang sapu yang biasa itu malam pun sudah kerja. Kadang tukang sapunya saja, kadang sama mobil sampahnya langsung keliling. Pagi pun memang ada lagi mereka nyapu semua ini," ujar Suryani, saat ditemui di kawasan Pasar Kabanjahe, Jalan Suka Raja Munthe, Kabanjahe, Minggu (18/8/2019).
Baca: KISAH PASIEN WANITA Operasi Menyeramkan, Benda Aneh di Perut, Kepala Meledak saat Ditangani Dokter
Baca: Pratu Sirwandi Hembuskan Nafas Terakhir, 11 Tentara 4 Polisi Gugur Ditembak KKB Papua, Daftarnya
Warga lainnya Budianta Bremana Sembiring, mengaku menang setiap tahunnya kawasan tersebut dijadikan lapak bagi para pedagang loak dadakan.
Dirinya menyebutkan, kegiatan tersebut sudah menjadi agenda tahunan di Kabupaten Karo terutama di wilayah Kabanjahe.
"Kalau kita bilangnya itu hari merdeka loak, jadi pedagang-pedagang loak tumpah semua di sini. Kalau bisa saya bilang, di sinilah yang paling ramai kalau 17an, lebih gampang cari kepala orang kemarin itu, mau napas pun susah kita karena sanking ramainya," katanya.
Saat disinggung mengenai sampah yang tadi malam masih berserakan, dan sekarang sudah bersih, dirinya mengaku hal tersebut karena cepat mendapatkan penanganan.
Dirinya mengungkapkan, saat dirinya melintas di kawasan Tugu Catur sekira pukul 02.30 WIB dini hari, ia melihat para petugas kebersihan sudah mulai melakukan proses penyapuan jalan.
"Waktu saya melintas di sekitar Tugu Catur tadi malam, sudah ada petugas kebersihan yang datang. Saya lihat yang datang petugas kebersihan sama mobil sampahnya yang truk juga ikut," ungkapnya.
Baca: Pura-pura Kena Serangan Jantung hingga BAB di Celana Warnai Gempur Basis Narkoba (GBN) Polrestabes
Baca: Berawal dari Program Kesehatan Reproduksi, Galatea Kini Edukasi 6000 Waria dan LSL di Medan
Budianta menyebutkan, sangat mengapresiasi pergerakan cepat dari pihak terkait ini. Tak hanya respon yang cepat, dirinya juga menilai bidang kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Karo itu, bekerja dengan maksimal.
Pasalnya, personel yang diterjunkan untuk membersihkan kawasan Pasar Kabanjahe berkisar puluhan orang.
"Ada puluhan tadi malam saya lihat petugasnya itu. Kalau ditanya tanggapannya ya saya sangat mengapresiasi ya. Karena kalau tidak cepat dibersihkan akan lengket nanti sampahnya, apalagi sekarang hujan, makin sulit disapu," pungkasnya.
(cr4/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pascapasar-kabanjahe-menjadi-tempat-pedagang-loak-dadakan.jpg)