Kanopi Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI Maranatha) Jalan S Parman Ambruk Diterpa Angin Kencang
Salah seorang jemaat yang ditemui Tribun Medan di lokasi mengatakan, saat itu sekitar pukul 12.00 WIB, angin kencang bersamaan hujan.
Kanopi Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI Maranatha) di Jalan S Parman Ambruk Akibat Angin Kencang
TRIBUN-MEDAN.com-Kanopi Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI Maranatha) di Jalan S Parman Ambruk Akibat Angin Kencang.
Pascahujan disertai angin kencang yang melanda Kota Medan pada Minggu (18/8/2019) siang membuat sebagian pohon di tepi jalan tumbang.
Tidak hanya pohon, kanopi Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI Maranatha) di Jalan S Parman ambruk.
Salah seorang jemaat yang ditemui Tribun Medan di lokasi mengatakan, saat itu sekitar pukul 12.00 WIB, angin kencang bersamaan hujan.
"Ya kami kan saat itu masih di dalam sedang beribadah. Memang angin kencang dan hujan deras secara bersamaan," ucapnya.
Untuk kanopi, sambung Yohanes, yang sedang dalam tahap pengerjaan (renovasi) ambruk diterjang angin.
"Ya bagian kanopi saja yang rusak. Kalau untuk korban tidak ada yah," ujar pria berkacama ini.
Pantauan Tribun Medan di lokasi kejadian, kanopi gereja terlihat ambruk.
seng (atap) berserakan, terlihat beberapa orang sedang melihat situasi kanopi yang berada di lantai II tersebut.
Baca: BREAKINGNEWS: Pohon Tumbang Timpa 3 Unit Mobil di Jalan S Parman
Baca: Kota Medan Dilanda Hujan Deras, Pohon Tumbang di Berbagai Titik
Baca: Berawal dari Ajakan Tetangga Untuk Berlatih Taekwondo, Hulman Kini Jadi Atlet Muda Berprestasi
Baca: Komunitas Food Truck Sedekah dan Komunitas 1000 Dhuafa Sumbangkan Makanan Setiap Minggu
Sementara pintu gereja terlihat tertutup. Belum diketahui pasti kerugian yang dialami pihak gereja pasca peristiwa ini.
Sementara tepat di depan gereja, sebuah pohon besar menimpa tiga unit mobil jenis minibus yang diketahui punya jemaat gereja.
Namun, dua di antaranya berhasil dievakuasi lantaran tidak berdampak cukup parah, hanya tertimpa ranting-ranting.
Baca: Dengan 13 Ayat Surat Ar-Rahman dan Emas Batangan 150 Gram, Roger Danuarta Mantap Nikahi Cut Meyriska
Baca: Mobil di Jalan Cut Mutia Ringsek Tertimpa Pohon, Pemilik Tertunduk Lesu di Trotoar
Baca: M Iqbal Dicoret Karena Cedera, Biaya Pemulihannya Ditanggung Manajemen PSMS
Sementara mobil Daihatsu Xenia berwarna silver yang juga milik Yohanes masih tertimpa pohon dan tiang lampu.
Pada bagian kabin atas mobil milik Yohanes, rusak akibat tertimpa tiang lampu jalan.
Kaca depan mobilnya juga terlihat rusak parah.
Baca: Nyaris Dikeroyok saat Lakukan Pengrebekan di Jalan Gaharu, Polisi Berulang Kali Letuskan Tembakan
Baca: Pemandian Air Panas Sidebuk-debuk, Tempat Terbaik Melepas Penat di Tanah Karo
Baca: Detik-detik Persiapan Gubernur Edy sebelum Menjadi Irup HUT RI di Sumut, Turut Rapikan Lencana
Hingga kini petugas dari kecamatan masih melakukan upaya penebangan pohon agar arus lalulintas dapat normal kembali.
Baca: Pelari Kodam II Sriwijaya Roby Sianturi Juarai Even Deliserdang Marathon 10 K tahun 2019
Baca: Pemkab Dukung Perubahan Status Polres Deliserdang Jadi Polresta
Pantauan Tribun Medan, di lokasi, petugas dari kecamatan memotong dahan pohon dengan menggunakan mesin pemotong kayu dan satu unit mobil crane.
Sementara petugas satlantas terlihat sedang mengatur arus lalulintas di lokasi.
(mft/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gpdi-s-parman-rubuh.jpg)