Gubernur Edy Pecat Kepala Dinas yang Terbukti Gelapkan Aset Ranmor Pemprov Sumut

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi akan bertindak tegas kepada kepala dinas yang mencoba untuk melakukan tindakan korupsi terhadap aset pemerintah

Penulis: Satia |
TRIBUN MEDAN /Satia
Gubernur Edy Pecat Kepala Dinas yang Terbukti Gelapkan Aset Ranmor Pemprov Sumut. Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat ditemui usai melaksanakan salat di Masjid Agung, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan. 

Gubernur Edy Pecat Kepala Dinas yang Terbukti Gelapkan Aset Ranmor Pemprov Sumut

TRIBUN MEDAN.com-Gubernur Edy Pecat Kepala Dinas yang Terbukti Gelapkan Aset Ranmor Pemprov Sumut.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sumut tahun 2017 menyebut, terdapat 20 peralatan dan mesin yang tidak ketahui keberadaannya pada Dinas Pertanian Sumut, antara lain empat unit mobil Jeep, Dua unit minibus dan 15 sepeda motor.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi akan bertindak tegas kepada kepala dinas yang mencoba untuk melakukan tindakan korupsi terhadap aset pemerintah.

Jika ada kepala dinas yang berani untuk menghilangkan aset, Edy Rahmayadi akan langsung mencopotnya dari jabatan.

"Kita ganti kepala OPD (dinas) itu," katanya, saat ditemui di halaman parkir Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (15/8/2019).

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, bahwa segala bentuk barang milik negara tidak boleh di kongkalikong. Sebab, itu adalah perbuatan yang menyalahi aturan.

Baca: Viral Tanaman Bajakah Kalimantan Sembuhkan Kanker, Ini 7 Tanaman Lain yang Bisa Melawan Kanker

Baca: FAKTA TERBARU Pencoretan Nama Koko Ardiansyah dari Paskibra Kabupaten Labuhanbatu

Baca: Buruh FSPMI Sumut Tolak Revisi Undang Undang Ketenagakerjaan, Sebut Rezim Jokowi Tak Pro Buruh

"Gak boleh aset diapa-apain," ucapnya.

Menurutnya, jika seorang pegawai negeri sipil berani mencoba untuk menghilangkan aset atau tidak bertanggungjawab mengamakan barang milik negara adalah perbuatan yang sudah menyalahi aturan.

Bila ketahuan, ia tidak segan-segan untuk langsung memecat kepala dinas yang berani melakukan korupsi.

"Nah kalau masalah aset kalau salah gak perlu kau tanyakan itu, langsung ditindak," ujarnya.

Baca: Video HOT Vina Garut Gangbang 3 Pria dan 1 Wanita Masih Rajai Twitter, Tagar #VINA Trending Nomor 1

Baca: Berasa Naik Jet Pribadi, Sutradara Film Ini jadi Penumpang Tunggal di Dalam Pesawat Komersil

Baca: 5 Unit Rumah Ludes Terbakar di kawasan Pajak Pekong, Tidak Ada Korban Jiwa

Lalu, Edy Rahmayadi juga meminta tolong kepada awak media untuk selalu memberitahukannya mengenai kepala dinas yang mencoba untuk menggelapkan kendaraan dinas.

"Saya minta tolong kalau masalah aset ini beritahu saya," ucapnya.

Sebelumnya, Mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Azhar Harahap mengaku tidak tahu keberadaan empat unit mobil bermerek Jeep.

Baca: Viral Video Vina Gangbang Garut, Satu di Antara Pembelinya Menguak soal 2 hingga 44 Video yang Ada

Baca: Setelah Oknum Camat C@buli Siswi Magang, Terkuak Pejabat 2 Kali Berbuat tak Senonoh: Cium, Pegang

Azhar mengatakan tidak ada pengadaan modul dinas dan mesin sampai dengan saat ini yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved