Terkendala Biaya, UNIMED Woman FC Terancam Gagal Ikuti Babak Regional Liga Futsal Nusantara

Argubi menuturkan, untuk biaya keberangkatan dan akomodasi, tim nya masih harus berusaha mencari dan mengumpulkan sebagian besar dana.

Penulis: Chandra Simarmata |
Tribun Medan / Chandra Simarmata
Tim futsal Unimed Woman FC (kaos hijau) saat berlaga di final LFN Regional Sumut melawan Revolution Queen di GOR Futsal Dispora Sumut, Sabtu malam (20/7/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jawara kategori putri Liga Futsal Nusantara (LFN) Sumut tahun 2019 , UNIMED Woman FC bersiap untuk berlaga di babak regional yang akan digelar di Pekanbaru 2-11 September mendatang.

Namun sebulan jelang laga, pelatih UNIMED Woman FC Argubi Silwan Munthe mengakui tim nya masih terkendala dana untuk mengikuti babak regional tersebut.

"Yang pertama itulah dana kendala terbesar. Masalah terus soal pendanaan. Kalau bisa adalah suport," ucapnya kepada Tribun Medan, Senin (5/8/2019).

Argubi menuturkan, untuk biaya keberangkatan dan akomodasi, tim nya masih harus berusaha mencari dan mengumpulkan sebagian besar dana.

Karena itu, dia mengaku pihaknya membutuhkan dukungan dari siapapun yang bersedia menjadi sponsor bagi tim nya di ajang LFN 2019 ini.

Mereka pun berharap ada suport dana dari berbagai pihak nantinya untuk mendukung perjuangan mereka.

"Sementara masih mengajuin kebutuhan dana dari pihak intern saja (UNIMED), tapi tidak  Isa sepenuhnya dibantu pihak kampus. Kalau untuk ke KONI gak bisa langsung, jalurnya ke Asosiasi Futsal Provinsi dulu karena itu induk organisasinya. Jadi dari AFP ke Asprov PSSI baru ke KONI sama-sama. Kalau bisa ada sponsor lain yang mau bantu diharap juga," ungkapnya.

Saat ini lanjut, Argubi, tim nya juga sudah rutin berlatih untuk menghadapi babak regional. Harapannya tentu agar mereka bisa lolos ke fase nasional. 

Argubi pun akan mempersiapkan timnya sebaik mungkin untuk bisa meraih juara dan berlaga di tingkat nasional.

Selain itu tahun ini UNIMED Woman FC juga bertekad untuk bisa lolos ke liga pro futsal Indonesia. Tekad tersebut kian bulat dan dua kali kegagalan menuju liga pro jadi pelajaran berharga bagi mereka.

"Untuk jadwal latihan setiap hari kecuali Minggu di Unimed. Harapannya bisa lolos ke liga pro, kami sudah dua kali ini ke nasional, empat besar tapi gagal terus, mudah-mudahan tahun ini ada tim putri Sumut lolos liga pro," katanya.

(cr11/Tribun-medan.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved