Penghuni Apartemen MT Haryono Turuni Tangga Darurat Berhamburan Keluar Saat Terjadi Gempa
Terjadi gempa sebesar 7,4 SR yang kemudian direvisi BMKG bermagnitudo 6,9, Barat Daya Sumur, Banten.
TRIBUN-MEDAN.com - Terjadi gempa sebesar 7,4 SR yang kemudian direvisi BMKG bermagnitudo 6,9, Barat Daya Sumur, Banten. Episentrum gempa berada di 7,54 lintang selatan, 104,58 Bujur Timur.
Guncangan pun terasa hingga Ibu Kota dan membuat semua masyarakat yang masih berada di pusat perkantoran atau gedung apartemen berhamburan keluar.
Seperti penghuni MT Haryono Residence, Jatinegara, Jakarta Timur.
Satu penghuni lantai 17, Efri Kurnia Laili (40), mengatakan, sadar terdampak gempa kala melihat seluruh perabotan di unit huniannya bergoyang.
"Begitu lihat perabotan goyang saya langsung turun, turun naik tangga darurat. Sudah enggak kepikiran pakai lift karena sudah panik," kata Efri di MT Haryono Residence, Jakarta Timur, Jumat (2/8/2019).
Para penghuni MT Haryono Residence saling memperingatkan adanya gempa dan bergegas turun ke lantai dasar.
Efri baru tahu ikut merasakan gempa yang terjadi di wilayah Kecamatan Sumur, Banten dan berpotensi tsunami setelah berada di lantai dasar.
"Baru tahu pas cek handphone dan dikasih tahu penghuni apartemen lain. Katanya berpotensi tsunami tapi saya enggak tahu juga," ujarnya.
Terlihat pula ratusan penghuni MT Haryono Residence masih berada di luar unitnya sembari menghubungi kerabatnya.
Sejumlah anak-anak pun tampak tak henti menangis saat digendong orang tuanya keluar unit MT Haryono Residence yang mereka tempati.
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Penghuni Apartemen MT Haryono Berhamburan Keluar Gedung Akibat Guncangan Gempa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/situasi-di-kecamatan-sumur-kabupaten-pandeglang-pasca-gempa-magnitudo-74acep-nazmudin.jpg)