Nenek Boru Lubis Justru Minta Ikan ke Petugas saat Polisi Sweeping Narkoba TPI Tanjung Beringin

Kegiatan itu dilakukan Polres Serdang Bedagai, kepada para nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) Tanjung Beringin.

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN MEDAN/ Polres Serdang Bedagai
Nenek Boru Lubis Justru Minta Ikan ke Petugas saat Polisi Sweeping Narkoba TPI Tanjung Beringin. 

Nenek Boru Lubis Justru Minta Ikan ke Petugas saat Polisi Sweeping Narkoba TPI Tanjung Beringin

TRIBUN-MEDAN.com- Nenek Boru Lubis Justru Minta Ikan ke Petugas saat Polisi Sweeping Narkoba TPI Tanjung Beringin.

Kejadian unik dialami Kasat Narkoba Polres Serdang Bedagai AKP Martualesi Sitepu saat melakukan giat sweeping dan penyuluhan bahaya narkoba, Sabtu (3/8/2019) pagi.

Kegiatan itu dilakukan Polres Serdang Bedagai, kepada para nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) Tanjung Beringin.

Polres Serdang Bedagai merangkul masyarakat demi menekan penyeludupan narkoba dari perairan.

Dalam kesempatan itu, Martualesi sempat membagikan kartu namanya, agar masyarakat yang mengetahui adanya indikasi masuk barang haram narkoba, bisa segera memberitahukan kepadanya.

Apabila masyarakat yang dapat info akurat soal peredaran narkoba, bisa memberikan info dan akan dihargai dengan materi.

"Kepada nelayan kita ajak supaya tidak mengkonsumsi sabu karena akan menghancurkan diri sendiri, keluarga, anak dan isteri serta orang tua bagi yang masih Iajang," imbau Martualesi.

Baca: Penghuni Apartemen MT Haryono Turuni Tangga Darurat Berhamburan Keluar Saat Terjadi Gempa

Baca: MBtech Hadirkan Giorgio, Punya 40 Pilihan Warna, Harga Lebih Murah Kualitas Mirip Carrera

Baca: Polisi Super Ungkap Sabu 1,6 Ton AKBP Dony Alexander Promosi Jadi Kapolres Malang Kota

Disaat akan pulang, tiba-tiba saja Martualesi bertemu dengan seorang nenek boru Lubis (89) yang tinggal di Desa Nagur.

"Jadi ceritanya si nenek hampir setiap pagi datang ke TPI dan meminta ikan dari nelayan," ujar Martualesi.

Si nenek pun mencoba meminta ikan dari Kasat Narkoba Polres Serdang Bedagai. Martualesi pun akhirnya menyampaikan, bahwa ia bukan nelayan. Melainkan seorang polisi yang sedang bertugas.

Baca: INILAH Pembunuh Amelia Alumni IPB yang Tewas dalam Kondisi Setengah Berbusana, Pelaku Didor!

Baca: Galang Dana untuk Bangun Pusdiklat SAGIN, Prasadha Jinadhammo Gelar Dhamma Talk dan Fund Raising

"Saya mau menangkap orang neo. Nenek juga akan kami tangkap kalau bersalah," ucap Martualesi bercanda.

Namun, si nenek bukannya takut. Malah si nenek kembali bercanda dan meminta agar dirinya ditangkap.

"Ini pak, tangkap saya," kata si nenek sambil menyodorkan tangan.

Baca: 4 Fakta Anggota Paskibraka Meninggal, Kronologi Kematian Aurellia, Siswa Diduga Plonco dan Wali Kota

Baca: BERITA WHATSAPP - Cara Mensiasati Penipuan via WhatsAPP (WA) Iming-iming Hadiah atau Internet Gratis

Sontak, gaya si nenek yang seperti lugu ini langsung disambut oleh derai tawa para polisi dan nelayan yang berada di TPI Tanjung Beringin tersebut.

"Tidak nek, saya hanya bercanda," tutup Martualesi seraya tersenyum dan merangkul nenek boru Lubis tersebut.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved