4 Fakta Anggota Paskibraka Meninggal, Kronologi Kematian Aurellia, Siswa Diduga Plonco dan Wali Kota
4 Fakta Anggota Paskibraka Meninggal, Kronologi Kematian Aurellia, Siswa Diduga Plonco dan Wali Kota
4 Fakta Anggota Paskibraka Meninggal, Kronologi Kematian Aurellia, Siswa Diduga Plonco dan Wali Kota
TRIBUN-MEDAN.COM - 4 Fakta Anggota Paskibraka Meninggal, Kronologi Kematian Aurellia, Siswa Diduga Plonco dan Wali Kota.
//
Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tangerang Selatan, Aurellia Qurratu Aini (16) meninggal secara tiba-tiba, Kamis (1/8/2019).
Baca: Sosok Pimpinan KKB Papua Egianus Kogoya Masih Remaja, Pangdam Cenderawasih Ungkap Salah Paham . . .
Baca: Jadwal & Link Live Streaming Persija Jakarta vs Arema FC, Duel Panas Liga 1 Hari Ini
Setelah disemayamkan di kediamannya di Perumahan Taman Royal 2, Tangerang, Aurellia dimakamkan di TPU Selapajang Jaya, Neglasari, Tangerang.
Padahal Aurellia nantinya bertugas sebagai pembawa baki bendera merah putih pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74.
Baca: Pembobol Sistem ATM Raup Rp 1,7 Miliar Dirikan Perusahaan, Polisi Ungkap Uang Hasil Kejahatan
Aurellia adalah siswi kelas XI MIPA 3 di SMA Islam Al Azhar BSD Serpong.
Kematian mendadak Aurellia menimbulkan tanda tanya lantaran terjadi begitu mendadak sedangkan ia tidak punya riwayat penyakit berat.
Baca: Ayah Paskibraka Ungkap Penyebab Putrinya Meninggal, Ada Latihan dan Tekanan Psikologis Luar Biasa
Berikut 4 fakta kematian Paskibraka Tangsel Aurellia:
1. Kronologi Meninggal Dunia
Pihak keluarga langsung membawanya ke rumah sakit dan sesampainya di sana, Aurellia dinyatakan sudah meninggal dunia.
Detik-detik kepergian Aurellia diceritakan oleh sang paman yang bernama Romi.
Baca: Download Lagu Armada Harusnya Aku, Lagu MP3 - MP4 Armada, Lengkap dengan Lirik Lagu dan Kunci Gitar
"Tiba-tiba saja dia langsung roboh tadi pagi. Jatuh di rumah. Dan setelah dibawa ke rumah sakit, dia dinyatakan sudah meninggal dunia," ungkap Romi.
Romi juga menyebut keluarga berpikir Aurellia akhir-akhir ini sering tampak pucat dan kelelahan.
Padahal Aurellia dikenal sebagai sosok ceria dan aktif.
Baca: Pembobol Sistem ATM Raup Rp 1,7 Miliar Dirikan Perusahaan, Polisi Ungkap Uang Hasil Kejahatan
Baca: GEMPA HARI INI- Selain Gempa Banten, Gempa Bumi Magnitudo 5,6 SR Guncang Sulawesi Utara, Update BMKG
2. Dugaan Dipelonco Senior
Keluarga menyebut tubuh Aurellia memiliki banyak bekas luka lebam yang membiru.
Romi menduga Aurellia menjadi korban perpeloncoan seniornya, mengingat Aurellia juga mengaku pernah dipukul oleh seniornya di Paskibraka.
"Tubuhnya lebam membiru. Dia (Aurellia) juga sempat cerita kalau pernah dipukul oleh seniornya di Paskibra," kata Romi.
Lantaran menemukan kejanggalan dalam kematian Aurellia, Romi mewakili pihak keluarga meminta pemerintah Kota Tangerang Selatan mengusut kasus kematian Aurellia.
"Saya minta kepada Dispora Tangsel usut kasus ini," kata Romi.
Romi meminta agar pemerintah Kota Tangerang Selatanmenindaklanjuti masalah ini atau jika tidak, keluarga akan menempuh jalur hukum.
"Kalau tidak ditangani masalah ini, kami berencana melaporkan kepada pihak berwajib," ujarnya.
Paman Aurellia yang bernama Indra menyebut di antara perintah senior dalam latihan keras Paskibraka Aurellia adalah push up cincin.
Indra terkejut lantaran latihan Paskibraka Aurellia ternyata begitu keras.
"Dia pernah cerita ke kami, kalau di Tangsel itu latihannya mengenal sebutan latihan cincin."
"Yaitu push up di aspal dengan cara tangan mengepal, sehingga jari-jari cincin tangan menghitam," terang Indra.
Baca: Hukuman Berat Lionel Messi Akibat Tuduh Korupsi, Sasar Wasit CONMEBOL, Denda dan Larang Main 3 Bulan
3. Curhat di Diary
Aurellia menuangkan kecintaannya di dunia Paskibraka melalui diary 'Merah Putih'
Diary 'Merah Putih' Aurellia sebelumnya pernah dirobek seniornya di Paskibraka.
Indra bercerita Aurellia sempat menulis di buku diary 'Merah Putih' sebelum meninggal dunia.
Indra menyebut Aurellia sebelum meninggal dunia tampak pucat dan kelelahan serta menghabiskan malamnya untuk menulis di buku diary 'Merah Putih'.
"Memang kemarin dia (Aurellia) itu terlihat pucat dan kelelahan. Semalaman dia juga menulis di buku diary," kata Indra di rumah duka, Perumahan Taman Royal 2, Tangerang, Kamis (1/8/2019) malam, dikutip dari Warta Kota.
Aurellia memang punya kebiasaan menulis kegiatan sehari-harinya dalam diary itu.
"Dia menulis di buku diary sampai jam 01.00 dini hari. Dia menulis dari awal sampai akhir di buku diary yang barunya itu."
"Karena buku diary yang lama punya dia dirobek oleh seniornya di Paskibra," terang Indra.
Baca: Jadwal & Link Live Streaming Persija Jakarta vs Arema FC, Duel Panas Liga 1 Hari Ini
Baca: Pembobol Sistem ATM Raup Rp 1,7 Miliar Dirikan Perusahaan, Polisi Ungkap Uang Hasil Kejahatan
4. Dilayat Wakil Wali Kota Tangsel
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie juga melayat ke rumah Aurellia di Cipondoh, Tangerang.
Benyamin mengunggah ucapan belasungkawanya untuk Aurellia melalui akun Instagram @benyamindavnie, Kamis (2/8/2019).
Dalam unggahannya, Benyamin menunjukkan suasana takziah di kediaman Aurellia serta foto almarhumah ketika masih hidup.
Melalui caption unggahan itu, Benyamin memperkenalkan siapa sosok Aurellia yang kini sudah pergi untuk selamanya.
"Namanya Aurellia Qurrota Ain. Almarhumah adalah Paskibraka Kota Tangerang Selatan yang seharusnya pada Tanggal 17 Agustus 2019 nanti membawa baki Sangsaka Merah Putih pada Upacara Hari Kemerdekaan RI yang Ke-74 Tingkat Kota Tangerang Selatan," tulis Benyamin.
Benyamin menyampaikan rasa dukanya ketika tahu betapa Aurellia berharap untuk bisa membawakan bendera merah putih.
"Harapan itu pupus karena Allah SWT lebih sayang kepada Almarhumah. Almarhumah dipanggil Sang Pencipta disaat sedang bersemangat mengejar impian yang menjadi kebanggaannya," kata Benyamin.
Baca: BERITA KESEHATAN- Cara Benar Konsumsi Air Putih, Jangan Minum Justru Mengganggu Ginjal, Berikut Tips
Benyamin merasa sedih saat medengar penuturan keluarga tentang sosok Aurellia yang aktif dan ceria.
Apalagi Aurellia disebut tak pernah sakit selama mengikuti Diklat Paskibraka di kotanya.
Tak hanya itu, karena prestasinya, senior Aurellia mengajukan dirinya dengan posisi yang spesial, yakni sebagai pembawa baki.
"Saya sangat bersedih ketika mengetahui bahwa Almarhumah adalah anak yang aktif, ceria, dan tidak pernah sakit selama mengikuti Diklat Paskibraka."
"Malah Almarhumah dijagokan oleh senior dan teman seangkatannya untuk membawa Bendera Kebanggaan Rakyat Indonesia," ujar Benyamin.
Baca: Dapat Popok dan Limbah Elektronik, Indonesia Kembalikan 7 Kontainer Sampah ke Hong Kong dan Perancis
Baca: BERITA KESEHATAN- Cara Benar Konsumsi Air Putih, Jangan Minum Justru Mengganggu Ginjal, Berikut Tips
Di bagian akhir keterangan unggahan itu, Benyamin mewakili keluarga dan masyarakat Kota Tangerang Selatan memanjatkan doa untuk Aurellia.
"Hari ini, para senior, kerabat dan segenap masyarakat Kota Tangerang Selatan kehilangan sosok Putri Terbaik yang menjadi kebanggaan kita semua."
"Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un. Mari kita sejenak berdoa agar Almarhumah diberikan tempat terbaik oleh Allah SWT. Aamiin," pungkasnya.
5. Kata Dispora Tangsel
Baca: Pembobol Sistem ATM Raup Rp 1,7 Miliar Dirikan Perusahaan, Polisi Ungkap Uang Hasil Kejahatan
Dilansir TribunWow.com, menurut Kabid Dispora Tangerang Selatan, Endang, dalam unggahan kanal YouTube Indosiar, Jumat (2/8/2019), pihaknya akan segera melakukan evaluasi.
Menurut Endang, dengan adanya evaluasi itu nantinya diharapkan akan menemukan kekurangan-kekurangan dalam latihan Paskibraka yang bisa diperbaiki.
"Saya mengucapkan belasungkawa, kami akan coba barangkali ke depan evaluasi yang mungkin untuk perbaikan kita bersama."
"Untuk mencegah hal-hal barangkali kalau misalnya dari sisi latihan, apa yang menjadi kekurangan barangkali kita akan coba lengkapi," kata Endang.
Berikut video lengkapnya:
(*)
Baca: Download Lagu Armada Harusnya Aku, Lagu MP3 - MP4 Armada, Lengkap dengan Lirik Lagu dan Kunci Gitar
Baca: Sandiaga Uno - Sandi Jawab Kegiatan Terkini Seusai Kalah Pemilu, Mau Kursi Wagub DKI Lagi Gak? Video
Baca: Hukuman Berat Lionel Messi Akibat Tuduh Korupsi, Sasar Wasit CONMEBOL, Denda dan Larang Main 3 Bulan
Baca: BERITA KESEHATAN- Cara Benar Konsumsi Air Putih, Jangan Minum Justru Mengganggu Ginjal, Berikut Tips
4 Fakta Anggota Paskibraka Meninggal, Kronologi Kematian Aurellia, Siswa Diduga Plonco dan Wali Kota
tautan asal tribunwow
4 Fakta Anggota Paskibraka Meninggal, Kronologi Kematian Aurellia, Siswa Diduga Plonco dan Wali Kota
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/aurellia-qurratuaini-anggota-paskibraka-meninggal.jpg)