Harimau Sumatera Berkeliaran di Merek, Dipergoki Warga yang Sedang Asik Panen Mangga

Warga Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, dihebohkan dengan kabar warga yang melihat seekor harimau yang tengah berkeliaran

Penulis: Muhammad Nasrul |
Tribun Medan / Nasrul
Personel Polsek Tiga Panah Bripka Yandi S (kiri), bersama warga melihat lokasi tempat terlihatnya seekor harimau di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Minggu (28/7/2019) kemarin. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEREK - Warga Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, dihebohkan dengan kabar warga yang melihat seekor harimau yang tengah berkeliaran, Minggu (28/7/2019) kemarin.

Diketahui, pria bermarga Sinaga itu melihat binatang buas tersebut saat berada di perladangannya di kawasan pinagar. Menuruti informasi, perladangan tersebut memang langsung berbatasan dengan kawasan hutan.

Menurut keterangan dari Kapolsek Tiga Panah AKP B Manurung, awal mula petani tersebut mengetahui ada harimau ketika dirinya memanen mangga di ladangnya.

Pria tersebut mengaku, saat berada di atas pohon dirinya sempat mencium bau yang kurang sedap.

"Jadi bapak Imel ini sedang memanen mangga, begitu dicium bau tidak sedap ia langsung melihat ke bawah pohon dan mengetahui harimau tersebut berada di bawah pohon," ujar Manulang.

Manurung menceritakan, setelah pria yang akrab disapa bapak Imel tersebut mengetahui ada binatang buas yang tepat berada di bawahnya, dirinya lantas hanya bisa berdiam diri agar tidak diketahui keberadaannya.

Tak tanggung-tanggug, petani tersebut harus bertahan di atas pohon selama kurang lebih dua jam.

"Bapak Imel menunggu di atas pohon itu kira-kira dua jam, kemudian harimau tersebut pergi meningggalkan lokasi menuju kearah hutan. Setelah harimaunya pergi, lalu bapak Imel dengan segera berlari ke kampung ke rumah Kepala Desa untuk menyampaikan kejadian tersebut," ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, berdasarkan informasi dari warga jika pada bulan Juni lalu warga juga melihat kehadiran harimau di kawasan Desa Paropo, Kabupaten Dairi.

Untuk itu, dirinya juga mengimbau masyarakat agar menjauhi kawasan hutan yang sempat beberapa kali terlihat kedatangan hewan buas tersebut.

Petugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sibolangit Samuel, mengaku pihaknya belum mendapatkan laporan akan temuan warga Tongging itu. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved