Pensiunan TNI Ditemukan Bersimbah Darah di Rumahnya, Polisi Menduga Korban Dibunuh Perampok
Pensiunan TNI, Pelda (anumerta) M Amin Ismail ditemukan bersimbah darah di rumahnya. Korban diduga dibunuh kawanan perampok
"Ya, orangnya enggak banyak bicara bapak ini. Kami pun kaget pas dengar ada pembunuhan," kata Hendro, warga sekitar.
Ia mengatakan, dirinya baru tahu Amin terbunuh sesaat mendengar teriakan Isda Afriani, dan kerumunan warga.
Baca: Polisi Dalami Kasus Pensiunan TNI yang Jadi Korban Perampokan Lima Hari di Dalam Sumur
"Enggak pernah dengar ada kejadian di rumah korban itu. Makanya kaget kali," katanya.
Kanit Reskrim Polsek Stabat, Ipda Mardianto mengatakan pihaknya menemukan barang bukti tiga bilah parang dan satu kemeja berlumuran darah.
Kemudian, kata Mardianto, adapula satu kotak infaq yang sudah kosong.
"Berdasarkan pemeriksaan luar, terdapat luka robek di dagu korban. Kami masih berupaya memintai keterangan pihak keluarga, dan warga sekitar," katanya.
Menurut Mardianto, guna kepentingan autopsi, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Tingkat II Medan.(dyk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pensiunan-tni-pelda-purn-m-amin-ismail-ditemukan-meregang-nyawa-dan-bersimbah-darah-di-rumahnya.jpg)