AKSI KEJI PENGABDI Pesantren di Asahan Aniaya Hingga Peras Santri : Dijadikan Samsak Tinju

Seorang santri mengaku dianiaya oleh salah satu pengabdi pondok pesantren di Kelurahan Sentang,

TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN - Seorang santri mengaku dianiaya oleh salah satu pengabdi pondok pesantren di Kelurahan Sentang, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. 

Korban K (14) mengaku kerap diperas dan dianiaya oleh seorang pengabdi pondok pesantren.

Pelaku RGRS kerap memintai uang kepada korban dengan ancaman akan memukuli hingga dibunuh bila tidak memberikan uang yang dimintanya.

Korban mengaku, tak hanya dia, ada puluhan siswa lainnya kerap diperas oleh pelaku dengan modus yang sama. 

Namun, saat ini hanya tiga orang santri yang berani mengungkap perkara ini.

Orang tua korban, Chandra, saat dijumpai tribun-medan.com, mengaku kejadian ini bermula saat korban dan beberapa santri lain dipanggil oleh RGRS untuk ke salah satu ruangan.

Modusnya, pelaku memberikan rokok miliknya kepada korban untuk dinyalakan.

Selengkapnya tonton video : 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved