Sabtu, 27 Juni 2026

TRIBUN WIKI

Limun Badak, Minuman Soda Asli Sumatera Utara yang Dibuat oleh Ahli Kimia

Limun Badak atau soda cap Badak adalah minuman khas dari Sumatera Utara, khususnya di Kota Siantar. Ini adalah miniman legend.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Facebook Industry Made in Indonesia
MINUMAN ASAL SUMUT- Limun Badak atau soda cap Badak adalah minuman asal Sumatera Utara, tepatnya dari Kota Pematang Siantar yang diciptakan oleh Heinrich Surbeck, seorang ahli kimia dan pengusaha asal Hallau, Swiss. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Masyarakat di Sumatera Utara, khususnya para pecinta kuliner pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya limun Badak atau soda cap Badak.

Minuman ini adalah minuman asli Sumatera Utara, khususnya dari Pematang Siantar.

Di tiap warung makan, ataupun warung pinggir jalan yang menjual makanan, pasti ada tersedia limun Badak.

Kebanyakan orang akan menikmati limun Badak dengan campuran batu es.

Baca juga: 5 Hotel RedDoorz dengan Rating Tertinggi di Kota Medan, Lengkap dengan Alamat dan Fasilitasnya

Diseriput dalam keadaan dingin, minuman ini dapat menghilangkan dahaga.

Tidak hanya itu, kebanyakan orang juga suka mencampur soda cap Badak dengan susu kental manis.

Rasanya lebih nendang, dan makin nikmat diminum saat menyantap bakso, ataupun makanan lain yang dijajakan di warung.

Tapi terlepas dari hal itu, siapa yang mengira bahwa limun Badak ini justru diciptakan oleh ahli kimia berkisar tahun 1920-an.

Ahli kimia tersebut bernama Heinrich Surbeck.

Minuman soda Badak yang terkenal dan legendaris
Minuman soda Badak yang terkenal dan legendaris (Tribun-Medan.com/Aqmarul Akhyar)

Baca juga: 8 Tempat Wisata Hits di Siantar, dari Ikon Kota hingga Wisata Sejarah

Ia adalah warga atau pengusaha asal Hallau, Swiss.

Sejak puluhan tahun, limun Badak sudah melintasi berbagai zaman.

Minuman ini tetap bertahan dan dikenal hingga gerenasi yang sekarang.

Lantas, bagaimana perjalanan minuman ini hingga tetap berdiri kokoh dan menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia.

Perjalanan Limun Badak

Pada tahun 1916, seperti dilansir dari Wikipedia, Heinrich Surbeck merantau ke Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara bersama keluarganya.

Ia datang bersama Eugen Rosa Otto, Evast, Lydia Rosa Otto dan Heedwig Elisa Surbeck.

Baca juga: Jejak 800 Tahun Sejarah Islam di Beijing, Alquran Kuno dan Ukiran Kaligrafi Terjaga di Masjid Dongsi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 02:00 WIB
Norway
Norwegia
1 - 4
France
Prancis
Grup I - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 02:00 WIB
Senegal
Senegal
5 - 0
Iraq
Irak
Grup H - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:00 WIB
Uruguay
Uruguay
0 - 1
Spain
Spanyol
Grup H - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:00 WIB
Cape Verde
Tanjung Verde
0 - 0
Saudi Arabia
Arab Saudi
Grup G - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:00 WIB
Egypt
Mesir
1 - 1
Iran
Iran
Grup G - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:00 WIB
New Zealand
Selandia Baru
1 - 5
Belgium
Belgia
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved