Breaking News

TRIBUN WIKI

Tanggal 21 Mei Hari Apa? Ada Peristiwa Penting yang Mengubah Sejarah Indonesia

Sering bertanya-tanya tanggal 21 Mei hari apa? Simak sejarah lengkap Hari Reformasi Nasional, momen runtuhnya Orde Baru.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Wikimedia.org/Kompas.com
MENGUNDURKAN DIRI- Momen Presiden RI ke 2, Soeharto saat membacakan surat pengunduran dirinya pada 21 Mei 1998. Pengunduran diri Soeharto jadi tonggak lahirnya Hari Reformasi Nasional. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Pernahkah Anda bertanya-tanya, sebenarnya 21 Mei hari apa?

Saat membuka kalender, khususnya pada 21 Mei 2026 ini, masih banyak masyarakat yang penasaran tentang peristiwa penting apa yang terjadi pada tanggal tersebut.

Jawabannya sangat bersejarah: tanggal 21 Mei memperingati Hari Reformasi Nasional.

Baca juga: 21 Mei Memperingati Hari Apa? Mengenal Sejarah Hari Reformasi Nasional saat Soeharto Tumbang

Setiap jatuhnya tanggal 21 Mei, bangsa Indonesia mengenang kembali sebuah titik balik yang mengubah total wajah politik dan kehidupan sosial di Tanah Air.

Pada hari inilah rezim Orde Baru resmi runtuh, membuka jalan bagi lahirnya era demokrasi yang bebas seperti yang kita rasakan sekarang.

Sangat penting bagi setiap generasi untuk mengingat sejarah di balik Hari Reformasi Nasional.

MUNDUR- Presiden RI ke 2, Soeharto saat membacakan surat pengunduran dirinya pada Mei 1998.
MUNDUR- Presiden RI ke 2, Soeharto saat membacakan surat pengunduran dirinya pada Mei 1998. (Kontan.co.id)

Baca juga: 15 Link Twibbon Hari Reformasi Nasional 2022, Simpel dan Desainnya Cocok untuk Postingan Medsos

Sebab, tanggal ini sangat erat kaitannya dengan peristiwa lengsernya Presiden ke-2 RI, Soeharto, yang saat itu didesak mundur oleh pergerakan masif mahasiswa dan masyarakat.

Sejarah Singkat 21 Mei 1998: Runtuhnya Rezim Orde Baru

Untuk memahami secara mendalam tentang 21 Mei memperingati hari apa, kita perlu menengok kembali ke masa krisis multidimensi yang melanda Indonesia pada periode 1997 hingga 1998.

Saat itu, krisis moneter yang sangat parah membuat harga kebutuhan pokok melambung tinggi.

Baca juga: Profil Puteri Modiyanti, Putri Sandy Harun yang Diklaim Sebagai Anak Tommy Soeharto

Akibatnya, kepercayaan rakyat terhadap pemerintah pun anjlok secara drastis.

Ketidakpuasan ini makin memuncak karena maraknya praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di bawah pemerintahan yang sudah berkuasa selama 32 tahun.

Gerakan perlawanan yang dipelopori oleh mahasiswa mencapai titik didihnya pada pertengahan bulan Mei.

Puncaknya, pada 12 Mei 1998, pecah Tragedi Trisakti di mana empat mahasiswa Universitas Trisakti gugur terkena tembakan aparat.

Baca juga: Cipayung Plus Sumut Ancam Demo Besar, Tuntut Gelar Pahlawan Soeharto Dicabut!

FOTO BERSAMA- Presiden RI ke 2 Soeharto dan Prabowo Subianto saat berfoto bersama.
FOTO BERSAMA- Presiden RI ke 2 Soeharto dan Prabowo Subianto saat berfoto bersama. (Instagram)

Insiden berdarah tersebut memicu kemarahan publik berskala nasional. Jutaan rakyat bersama mahasiswa turun ke jalan, menduduki Gedung DPR/MPR RI, dan menuntut satu hal secara tegas: reformasi total.

Gelombang desakan rakyat ini tak bisa lagi dibendung. Tepat pada 21 Mei 1998, Presiden Soeharto akhirnya membacakan pidato pengunduran dirinya di Istana Negara.

Kekuasaan kemudian langsung diserahkan kepada B.J. Habibie, selaku Wakil Presiden yang kemudian dilantik menjadi Presiden ke-3 RI.

Peristiwa bersejarah lengsernya Soeharto pada hari itulah yang kini selalu kita peringati sebagai Hari Reformasi Nasional.

Baca juga: Foto Marsinah dan Soeharto Jadi Sorotan, Dulu Heboh Marsinah Diduga Disekap di Markas Militer

Makna Penting Hari Reformasi Nasional di 21 Mei 2026

Meski tidak berstatus sebagai hari libur nasional atau tanggal merah, peringatan Hari Reformasi Nasional punya makna yang sangat vital bagi kelangsungan bernegara.

Peringatan ini bukan sekadar rutinitas atau nostalgia sejarah, melainkan momen refleksi agar cita-cita perjuangan tahun 1998 terus berjalan.

Berikut adalah tujuan utama mengapa kita harus merawat ingatan tentang peringatan 21 Mei:

Baca juga: Masih Ingat Tragedi Menimpa Kiai, Warga NU Diintimidasi, Gus Mus Tolak Gelar Pahlawan Soeharto

  • Mengenang Pengorbanan Pahlawan Demokrasi: Hari ini adalah momen penghormatan bagi para pahlawan reformasi—terutama mahasiswa dan masyarakat sipil korban Tragedi Trisakti serta Semanggi. Mereka telah mengorbankan nyawa demi kebebasan yang kita nikmati hari ini.
  • Mengevaluasi Enam Agenda Reformasi: Tanggal 21 Mei menjadi alarm pengingat untuk terus mengawal cita-cita reformasi. Agenda penting tersebut meliputi: pemberantasan KKN, penegakan supremasi hukum, kebebasan pers, otonomi daerah yang luas, pencabutan dwifungsi ABRI (TNI/Polri), hingga amandemen UUD 1945.
  • Menjaga dan Mengukuhkan Demokrasi: Peralihan dari rezim otoriter menuju negara demokrasi dibayar dengan harga yang sangat mahal. Peringatan ini mengajak kita semua untuk terus merawat iklim demokrasi, kebebasan berpendapat, serta menuntut jalannya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
  • Menginspirasi Generasi Muda: Bagi generasi penerus yang lahir setelah 1998, hari ini memberikan pelajaran berharga bahwa perubahan positif dan keadilan selalu bisa diraih apabila rakyat mau bersatu padu.

Baca juga: Hasto Kristiyanto: PDIP Menolak Keras Rencana Pemberian Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto

Pada akhirnya, peristiwa sejarah ini membuktikan bahwa reformasi bukanlah sebuah garis finis yang selesai dalam satu hari, melainkan proses panjang yang harus terus dikawal.

Dengan mengetahui dan memahami 21 Mei memperingati hari apa, kita telah mengambil langkah awal yang baik untuk ikut berperan memajukan bangsa menuju Indonesia yang lebih adil, demokratis, dan sejahtera.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved