TRIBUN WIKI

Wisata Bersejarah dan Edukasi di Kota Medan untuk Mengisi Libur Mei 2026

Kota Medan memiliki beberapa tempat wisata bersejarah dan edukasi yang bisa mengisi waktu libur Mei 2026.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DOK
Petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Medan melintasi Istana Maimun usai melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/3/2020).TRIBUN MEDAN/DOK 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Medan tidak hanya dikenal sebagai kota kuliner, tetapi juga memiliki banyak destinasi wisata bersejarah dan edukasi yang menarik untuk dikunjungi saat libur Mei 2026.

Kota terbesar di Sumatera Utara ini menyimpan jejak panjang sejarah Kesultanan Deli, perkembangan perdagangan kolonial, hingga perjalanan budaya multietnis yang masih terasa hingga sekarang.

Tidak heran jika Medan sering menjadi pilihan wisata city tour bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

Baca juga: Air Terjun Situmurun atau Binangalom, Objek Wisata di Danau Toba dengan Pemandangan Eksotis

Bagi pecinta wisata heritage, Kota Medan memiliki banyak bangunan tua ikonik yang masih berdiri kokoh dan menjadi saksi perjalanan sejarah kota.

Mulai dari istana kerajaan Melayu, masjid bersejarah, rumah saudagar terkenal, hingga kawasan kota lama yang penuh nuansa klasik.

Selain menawarkan pengalaman wisata yang menarik, tempat-tempat tersebut juga memberikan nilai edukasi mengenai sejarah dan budaya Sumatera Utara.

Baca juga: Libur Akhir Pekan, Objek Wisata Puncak Tangke Tabu Berastagi Ramai Dikunjungi Wisatawan

Sementara itu, wisata edukasi di Medan juga cukup lengkap dan cocok untuk keluarga maupun pelajar.

Berbagai museum menghadirkan koleksi sejarah, budaya, militer, hingga perkebunan yang menjadi bagian penting perkembangan Sumatera Utara.

Tidak hanya museum, ada juga destinasi wisata satwa dan konservasi yang menjadi favorit untuk liburan edukatif bersama anak-anak.

Dengan lokasi yang relatif saling terhubung, wisata sejarah dan edukasi di Medan bisa dinikmati dalam satu hari city tour yang efisien.

Baca juga: Objek Wisata Pallombuan Resmi Dibuka, Bupati Vandiko Gultom Tandatangani Prasasti Peresmian 

Daftar Wisata Sejarah di Medan

Istana Maimun

Pengunjung memadati halaman Istana Maimun Medan, Minggu (26/12/2021).
Pengunjung memadati halaman Istana Maimun Medan, Minggu (26/12/2021). (TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA)

Istana Maimun merupakan ikon wisata sejarah paling terkenal di Medan dan menjadi peninggalan Kesultanan Deli.

Istana yang dibangun pada akhir abad ke-19 ini memiliki arsitektur unik perpaduan Melayu, Timur Tengah, India, dan Eropa.

Lokasinya berada di Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun.

Baca juga: Objek Wisata Pelabuhan Lama Sibolga Ramai Dikunjungi, Polres Sibolga Laksanakan Patroli Laut

Di dalam istana, pengunjung dapat melihat singgasana kerajaan, koleksi foto keluarga kesultanan, hingga berbagai benda bersejarah peninggalan Deli.

Masjid Raya Al Mashun

JELANG RAMADAN – Suasana halaman Masjid Raya Al Mashun, Medan, terlihat tenang menjelang waktu berbuka puasa. Masjid bersejarah ini setiap Ramadan rutin menyediakan bubur sup pedas khas Melayu untuk jamaah dan masyarakat umum.
JELANG RAMADAN – Suasana halaman Masjid Raya Al Mashun, Medan, terlihat tenang menjelang waktu berbuka puasa. Masjid bersejarah ini setiap Ramadan rutin menyediakan bubur sup pedas khas Melayu untuk jamaah dan masyarakat umum. (TRIBUN MEDAN/Husna Fadilla Tarigan)

Masjid Raya Al Mashun menjadi salah satu masjid bersejarah paling megah di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1906.

Lokasinya sangat dekat dengan Istana Maimun sehingga sering dikunjungi dalam satu rute wisata.

Masjid ini terkenal dengan desain arsitektur bergaya Timur Tengah, India, dan Spanyol.

Baca juga: Libur Natal 2025, Suasana Objek Wisata Bukit Gundaling di Berastagi Sepi

Selain beribadah, wisatawan biasanya datang untuk menikmati interior masjid yang megah dan suasana religi yang kuat.

Tjong A Fie Mansion

Rumah Tjong A Fie, sebuah bangunan bersejarah yang terletak di jantung Kota Medan
Rumah Tjong A Fie, sebuah bangunan bersejarah yang terletak di jantung Kota Medan (Mag/Zul Khairil Akhyar)

Tjong A Fie Mansion adalah rumah bersejarah milik saudagar kaya keturunan Tionghoa bernama Tjong A Fie yang kini dijadikan museum heritage.

Lokasinya berada di Jalan Ahmad Yani, kawasan Kesawan.

Tempat ini menawarkan tur berpemandu yang menjelaskan sejarah kehidupan Tjong A Fie serta perkembangan Kota Medan pada masa kolonial.

Baca juga: Deleng Pitu Dayang Berpotensi Jadi Objek Wisata Baru, Disbudporapar Karo Gandeng Warga Berkolaborasi

Pengunjung bisa melihat interior rumah klasik, ruang keluarga, hingga koleksi barang antik yang masih terawat.

Warenhuis

GEDUNG WARENHUIS- Wali Kota, Rico Tri Putra Bayu Waas sampaikan visi pemanfaatan Gedung Warenhuis yang syarat sejarah jadi pentas pelestarian seni dan budaya, Jumat (21/3/2025).
GEDUNG WARENHUIS- Wali Kota, Rico Tri Putra Bayu Waas sampaikan visi pemanfaatan Gedung Warenhuis yang syarat sejarah jadi pentas pelestarian seni dan budaya, Jumat (21/3/2025). (TRIBUN MEDAN/DEDY)

Warenhuis merupakan bangunan tua peninggalan kolonial Belanda yang dikenal sebagai pusat perbelanjaan modern pertama di Medan pada zamannya.

Bangunan ini berada di kawasan Kota Lama Kesawan dan sering menjadi lokasi favorit wisata fotografi heritage.

Baca juga: Pusuk Buhit, Gunung Berapi yang Dianggap Sakral bagi Orang Batak, Diberkahi Beragam Objek Wisata

Arsitektur klasik Eropa yang masih tersisa menjadi daya tarik utama bagi wisatawan pecinta sejarah.

Gedung London Sumatra

ILUSTRASI-PT Lonsum memecat 21 buruh harian lepas tanpa pesangon. Sekarang buruh malah digugat Rp 2 miliar.
ILUSTRASI-PT Lonsum memecat 21 buruh harian lepas tanpa pesangon. Sekarang buruh malah digugat Rp 2 miliar. (HO)

Gedung London Sumatra atau Lonsum menjadi salah satu landmark heritage paling terkenal di Medan.

Gedung ini berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani dan merupakan peninggalan perusahaan perkebunan Inggris pada masa kolonial.

Meski kini digunakan sebagai kantor, bangunan bergaya kolonial ini tetap menjadi objek wisata sejarah dan spot foto favorit di kawasan Kesawan.

Daftar Wisata Edukasi di Medan

Museum Negeri Sumatera Utara

Museum Negeri Medan
Museum Negeri Medan (Mag/Zul Khairil Akhyar)

Museum Negeri Sumatera Utara menjadi destinasi edukasi utama untuk mengenal sejarah dan budaya masyarakat Sumatera Utara.

Lokasinya berada di Jalan HM Joni, Medan.

Museum ini menyimpan berbagai koleksi benda sejarah, pakaian adat, alat musik tradisional, hingga artefak peninggalan kerajaan dan budaya etnis di Sumatera Utara.

Museum Perjuangan Pers Sumatera Utara

Museum ini cocok bagi pengunjung yang ingin mempelajari sejarah jurnalistik dan perkembangan pers di Sumatera Utara.

Berlokasi di Jalan Adinegoro, museum ini menyimpan koleksi mesin ketik lama, koran bersejarah, serta dokumentasi perjalanan media massa di daerah tersebut.

Museum Perjuangan TNI

Museum Perjuangan TNI menghadirkan berbagai koleksi sejarah perjuangan militer Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

Pengunjung dapat melihat foto perjuangan, senjata, kendaraan militer, hingga dokumentasi sejarah kemerdekaan Indonesia.

Museum Perkebunan Indonesia

Museum Perkebunan Indonesia 2 atau Musperin 2 menjadi tempat edukasi mengenai sejarah perkebunan di Indonesia, terutama komoditas unggulan Sumatera seperti tembakau, teh, dan kelapa sawit.

Museum ini cocok untuk pelajar maupun wisatawan yang ingin memahami perkembangan industri perkebunan di Indonesia.

Medan Zoo

Medan Zoo menjadi destinasi wisata edukasi sekaligus rekreasi yang cocok untuk keluarga.

Kebun binatang ini menghadirkan berbagai jenis satwa serta edukasi mengenai konservasi hewan.

Selain melihat satwa, pengunjung juga bisa menikmati area hijau dan aktivitas rekreasi bersama anak-anak.

Rute Wisata Sejarah dan Edukasi yang Paling Efisien

Bagi wisatawan yang ingin menikmati city tour sehari di Medan, rute paling efisien biasanya dimulai dari kawasan Medan Maimun dan Kesawan karena banyak destinasi sejarah berada dalam satu jalur.

Perjalanan dapat dimulai dari Istana Maimun, kemudian lanjut ke Masjid Raya Al Mashun yang jaraknya sangat dekat.

Setelah itu, wisatawan bisa menuju Tjong A Fie Mansion dan menikmati suasana heritage di kawasan Kesawan serta Gedung London Sumatra.

Untuk wisata edukasi, perjalanan biasanya dilanjutkan ke Museum Negeri Sumatera Utara atau Rahmat International Wildlife Museum & Gallery pada siang hingga sore hari.

Jika masih memiliki waktu lebih, wisatawan dapat menutup perjalanan dengan bersantai di Merdeka Walk atau kawasan Kota Lama Medan yang ramai dengan kuliner dan suasana klasik kota.

Itinerary 1 Hari Wisata Sejarah dan Edukasi di Medan

  • 08.00 – 09.00 WIB

Kunjungi Istana Maimun untuk melihat peninggalan Kesultanan Deli.

  • 09.15 – 10.00 WIB

Lanjut ke Masjid Raya Al Mashun yang berada tidak jauh dari istana.

  • 10.30 – 12.00 WIB

Tur heritage di Tjong A Fie Mansion sambil belajar sejarah Kota Medan.

  • 12.00 – 13.00 WIB

Makan siang di kawasan Kesawan atau Kota Lama Medan.

  • 13.30 – 15.30 WIB

Kunjungi Museum Negeri Sumatera Utara atau Rahmat International Wildlife Museum & Gallery untuk wisata edukasi.

  • 16.00 – 17.30 WIB

Bersantai di kawasan Kesawan atau Merdeka Walk sambil menikmati suasana sore Kota Medan.

Jika ingin perjalanan lebih santai, cukup pilih empat destinasi utama seperti Istana Maimun, Masjid Raya Al Mashun, Tjong A Fie Mansion, dan satu museum edukasi.

Rute ini paling sering dipilih wisatawan karena praktis, efisien, dan tetap memberikan pengalaman lengkap menikmati sejarah serta edukasi di Kota Medan.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved