Tribun Wiki
Sosok Risdo Amin Saragih, Anak Desa dari Hamparan Perak yang Jadi Top Skor Liga 4
Nama Risdo Amin Saragih mendadak mencuri perhatian di pentas sepak bola Sumatera Utara.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Nama Risdo Amin Saragih mendadak mencuri perhatian di pentas sepak bola Sumatera Utara.
Penyerang muda Batubara United itu sukses menorehkan catatan impresif pada debutnya di Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara musim 2025/2026 dengan langsung menyabet gelar top skor.
Tak tanggung-tanggung, pemain kelahiran 23 Juli 2006 tersebut mengoleksi tujuh gol dari sembilan penampilan, sebuah pencapaian yang terbilang luar biasa bagi pemain yang baru pertama kali merasakan atmosfer kompetisi resmi.
Perjalanan Risdo menuju panggung kompetitif tidaklah instan. Ia berasal dari Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.
Ketertarikannya terhadap sepak bola sudah muncul sejak duduk di bangku sekolah dasar, saat ia mulai menimba ilmu di SSB Yazid FC.
“Awal mula saya bermain bola dikenalkan oleh Bang Irfandi, satu kampung saya. Dia yang membawa saya ke lapangan, dan dari situ saya mulai suka sepak bola,” ujar Risdo kepada Tribun Medan,Senin (20/4/2026).
Dukungan keluarga menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya. Meski sudah bermain sejak kecil dan sempat mengikuti berbagai turnamen, Risdo mengaku baru benar-benar serius menekuni sepak bola dalam dua tahun terakhir.
“Saya baru fokus bermain bola sejak usia 17 tahun, dan sekarang di usia 19 tahun ini semakin serius. Dulu memang sudah ikut turnamen, tapi untuk liga resmi ini yang pertama,” katanya.
Kesempatan emas datang secara tak terduga. Dua hari jelang kick-off Liga 4, Risdo mendapat panggilan dari sang senior, Joshua, yang juga menjabat sebagai kapten tim Batubara United. Tanpa melalui proses seleksi panjang, ia diminta langsung bergabung dan melengkapi administrasi tim.
“Awalnya saya tidak menyangka bisa bermain di Liga ini. Apalagi tanpa seleksi, tiba-tiba diminta kirim data dan langsung masuk tim. Saya sangat bersyukur, sebagai anak desa bisa bermain di klub seperti Batubara United,” ungkapnya.
Kepercayaan tersebut dibayar lunas oleh Risdo. Ia tampil tajam dan konsisten sepanjang turnamen, hingga akhirnya membawa tim melaju hingga babak semifinal dan finis diperingkat keempat kompetisi regional Sumut tersebut. Tak hanya itu, Risdo juga sekaligus mengukuhkan diri sebagai top skor, dengan tujuh gol dari sembilan penampilannya.
“Saya juga tidak menyangka bisa jadi top skor. Awalnya target hanya ingin menambah pengalaman dan memperbaiki CV. Tapi ternyata bisa sampai semifinal dan jadi top skor. Jujur saya sempat deg-degan saat menerima penghargaan ini, apalagi ini pengalaman pertama,” ucapnya.
Meski meraih pencapaian gemilang, Risdo tetap merendah dan menyebut keberhasilannya tak lepas dari peran tim secara keseluruhan.
“Ini semua berkat kerja keras tim. Tanpa mereka, saya tidak mungkin bisa mencetak gol sebanyak ini,” tambahnya.
Menatap masa depan, Risdo memasang target lebih tinggi. Ia ingin terus berkembang dan memaksimalkan potensi yang dimiliki agar bisa menembus level kompetisi yang lebih tinggi.
| DAFTAR Lengkap Camat-camat se-Kabupaten Deli Serdang di Bawah Komando Bupati Asri Ludin Tambunan |
|
|---|
| DAFTAR Lengkap Struktur Pimpinan dan Fraksi DPRD Kota Pematangsiantar Periode 2024-2029 |
|
|---|
| Daftar Ide Kado Hari Kartini 2026, untuk Ibu dan Orang Terdekat |
|
|---|
| 25 Ucapan Hari Kartini 2026 Penuh Makna, Puisi Mini yang Menyentuh Hati |
|
|---|
| Profil Syekh Ahmad Al Misry, Penceramah Asal Mesir yang Dilaporkan ke Bareskrim Polri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Penyerang-Batubara-United-Risdo-Amin-Saragih-menerima.jpg)