TRIBUN WIKI

Profil Syekh Ahmad Al Misry, Penceramah Asal Mesir yang Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Syekh Ahmad Al Misry adalah ulama asal Mesir dilaporkan melakukan pelecehan terhadap sejumlah santri. Kasusnya dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Instagram @ahmad_almisry2
DILAPORKAN- Syekh Ahmad Al Misry dilaporkan ke Bareskrim Polri atas kasus dugaan pelecehan terhadap sejumlah santri. 

Ia merupakan lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, di mana ia mendalami studi Islam secara mendalam.

Di sana, ia meraih gelar S1 Syariah Islamiyah.

Syekh Ahmad Al Misry memperoleh sanad ilmu Al-Quran dalam berbagai disiplin seperti tafsir, tajwid, dan qira'at..

Selama tinggal di Indonesia, ia aktif sebagai penceramah tetap di program "Damai Indonesiaku" tvOne hingga 2026, juri Hafiz Indonesia di RCTI, serta tampil di program Ramadan seperti Shodaqoh Yuk! di RTV.

Baca juga: Profil SMAN 1 Matauli Pandan yang Siswinya Terjatuh dari Lantai 3 Asrama Karena Terpeleset

Sejak 2010, ia menetap di Indonesia, mengisi kajian masjid, seminar, dan tabligh akbar dengan penekanan pada moderasi beragama serta penguatan spiritual.

Dakwahnya sering viral di media sosial berkat gaya hangat dan ilmu mendalam.

Namun, semua prestasinya itu mulai memudar lantaran terbongkarnya kasus dugaan pelecehan terhadap para santrinya.

Biodata Syekh Ahmad Al Misry

  • Nama: Syekh Ahmad Al Misry

  • Tempat lahir: Kairo, Mesir

  • Kewarganegaraan: Indonesia (WNI)

  • Profesi: Ulama, penceramah

  • Tahun menetap di Indonesia: Sejak 2010

  • Pendidikan:

    • Lulusan Universitas Al-Azhar

    • Gelar: S1 Syariah Islamiyah

  • Keahlian:

    • Hafiz Al-Qur’an 30 juz

    • Tahfidz, qiraat, dan ilmu syariah

    • Memiliki sanad Al-Qur’an (tafsir, tajwid, qira’at)

  • Karier dan aktivitas:

    • Penceramah “Damai Indonesiaku” di tvOne (hingga 2026)

    • Juri Hafiz Indonesia di RCTI

    • Pengisi program Ramadan “Shodaqoh Yuk!” di RTV

    • Aktif mengisi kajian masjid, seminar, dan tabligh akbar

  • Ciri khas dakwah:

    • Gaya penyampaian hangat dan mudah dipahami

    • Fokus pada moderasi beragama dan penguatan spiritual

    • Ceramah sering viral di media sosial

(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved