Tribun Travel

4 Rekomendasi Tempat Wisata di Berastagi yang Ramah di Kantong

Momen libur panjang Kenaikan Isa Almasih, Kamis (14/5/2026) yang juga bertepatan dengan libur akhir pekan dimanfaatkan untuk berlibur.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
AIR TERJUN - Wisatawan berfoto dengan latar belakang megahnya air terjun Sikulikap, di objek wisata Sikulikap, Desa Doulu, Berastagi, Kabupaten Karo. 

Di sini, tersedia sejumlah fasilitas berupa lahan parkir yang memadai, sebuah cafe yang menyediakan berbagai produk hasil dari peternakan sapi seperti susu sapi dan eskrim.

Sambil menikmati eskrim maupun susu, pengunjung bisa melihat langsung sapi penghasil susu yang didatangkan langsung dari Australia. 

Seorang wisatawan Goklas, mengaku sengaja datang ke objek wisata ini ingin melihat langsung bagaimana proses pemerahan susu sapi yang menjadi andalan objek wisata ini.

Selain itu, dengan pembelian susu langsung di peternakan tersebut ia merasa susu yang dijual lebih segar dari susu yang dijual di pasaran. 

"Karena langsung diperah dari sapi yang ada di sini terus langsung dijual di sini, lebih segar rasanya," ujar Goklas. 

Bagi pengunjung yang berwisata di objek wisata pemerahan susu ini, hanya dibebankan biaya parkir sebesar Rp 5 ribu.

Untuk susu segar dari sapi Australia yang dijual di sana, dihargai sekirar Rp 20 ribu rupiah untuk rasa original hingga Rp 35 ribu untuk berbagai rasa, selain itu untuk es krim sendiri dijual seharga Rp 8 ribu per cup. 

3. Petik Strawberry

Selain dikenal sebagai kota wisata, Berastagi juga dikenal sebagai kota penghasil buah dan sayur. Jeruk, Strawberry, merupakan dua komoditi buah unggulan di Kabupaten Karo khusunya Berastagi

Tingginya tingkat komoditas kedua jenis buah ini, bahkan dijadikan oleh pemilik kebun untuk wisata. Salah satu agro wisata pemetikan strawberry di Berastagi yang cukup ramai, berada di Jalan Jaranguda Berastagi

Salah satu kebun petik strawberry yang sering dikunjungi wisatawan, adalah Purba Family&Farm. Jika dilihat sekilas, lokasi wisata ini tampak seperti kebun buah lainnya.

Namun, yang menjadi daya tarik tempat ini adalah latar belakang kebun yang langsung mengarah ke Berastagi

Jadi, sambil memetik strawberry, wisatawan dapat melihat indahnya kawasan Berastagi dari atas. Selain itu, mata pengunjung juga dimanjakan dengan jajaran bukit-bukit yang menjulang tinggi. 

"Kalau kebun ini sudah kami kelola sama suami dari tahun 2016, kita ini bisa dibilang yang kelima buka di daerah sini," ujar pemilik kebun petik strawberry Lisbet Munthe. 

Bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata agro ini, tidak dikenakan biaya masuk. Namun, masyarakat diwajibkan untuk berbelanja mulai dari strawberry yang memang andalan kebun, maupun buah atau panganan lain yang tersedia di sana.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Tags
Berastagi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved