Berita Taput Terkini

Bupati Jonius Hutabarat Lantik 21 Pejabat di Lingkungan Pemkab Taput pada Akhir Tahun 2025

Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat melantik 19 pejabat pimpinan tinggi pratama serta 2 direktur perseroan daerah.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
DOK KOMINFO TAPUT
PELANTIKAN PEJABAT - Bupati Taput Jonius Hutabarat melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Taput kemarin, Selasa (30/12/2025) di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Kabupaten Taput. 

TRIBUN-MEDAN.com, TARUTUNG - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Hutabarat melantik 19 pejabat pimpinan tinggi pratama serta 2 direktur perseroan daerah (Perseroda) Pertanian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bertempat di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Kabupaten Taput kemarin, Selasa (30/12/2025).

Ia bersyukur karena di penghujung tahun seluruh jajaran masih diberikan kesehatan, terlebih setelah hampir satu bulan Kabupaten Tapanuli Utara menetapkan status tanggap darurat bencana.

"Status tersebut menuntut seluruh ASN bekerja secara maksimal dalam membantu dan melayani masyarakat yang terdampak bencana," tutur Jonius Hutabarat, Rabu (31/12/2025).

"Kita menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh ASN selama masa tanggap darurat," sambungnya.

Ia menjelaskan, status tanggap darurat bencana telah ditutup dan dilanjutkan dengan masa transisi selama tiga bulan kedepan.

"Pada masa ini, pemerintah daerah akan lebih memfokuskan pada penyelesaian administrasi dan tindak lanjut yang belum rampung," terangnya.

"Termasuk pemulihan akses jalan, penerangan, pendataan masyarakat terdampak, serta memastikan posko bencana tetap beroperasi," lanjutnya.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, ia menegaskan pentingnya tanggung jawab dan loyalitas dalam mengemban amanah.

“Ketika sudah diberi amanah, harus ada rasa memiliki dan loyalitas, karena jabatan ini adalah tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menyoal pentingnya kecepatan dan kualitas pelayanan publik.

“Jika Bupati bergerak cepat, maka seluruh pejabat juga harus bergerak cepat. Saya tidak ingin pelayanan, terutama perizinan, berjalan lambat karena kepercayaan masyarakat harus dijaga," terangnya.

"Pimpinan OPD merupakan leading sector yang harus mampu menggerakkan organisasi. Saya tau anda mampu dan saya akan evaluasi kinerjanya setelah enam bulan berjalan," ungkapnya.

Secara khusus kepada Direktur Perseroda Pertanian yang baru dilantik, ia menyampaikan harapan besar terhadap pengelolaan potensi pertanian daerah.

“Potensi pertanian Tapanuli Utara sangat besar, namun kita belum mampu menyuplai kebutuhan pangan ke luar daerah. Ini menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kerja, kolaborasi, dan inovasi,” pungkasnya.

 

(cr3/tribun-medan.com)

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved