Piala AFF U19 2026

Presiden AFF Khiev Sameth Sebut Grup A Paling Berat di Piala AFF U19 2026, Ada Indonesia dan Vietnam

Disinggung hasil drawing, Khiev menilai bahwa Grup A menjadi yang paling berat pada Piala AFF U19 tahun 2026 ini.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN
PIALA AFF U19 - Presiden AFF Khiev Sameth (tengah) bersama Ketum PSSI Erick Thohir dan Gubsu Bobby Nasution saat temu pers usai drawing Piala AFF U19 diAula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (7/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Presiden Federasi Sepakbola ASEAN (AFF) Khiev Sameth melihat Sumatra Utara sangat layak sebagai tuan rumah Piala AFF U19 2026.

Menurutnya, Sumut merupakan salah satu daerah terbesar di Indonesia dan memiliki fasilitas memadai untuk penyelenggaraan multi event sepakbola kategori usia di ASEAN tersebut. 

"Medan salah satu kota besar yang punya insfrastruktur yang bagus dan disupport oleh Gubernur dan suporternya juga terkenal besar dan punya sejarah sepakbola," ungkap Khiev didampingi Erick Thohir dan Bobby Nasution usai drawing Piala AFF U19 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (7/5/2026). 

PIALA AFF U19 - Ketum PSSI Erick Thohir foto bersama Gubsu Bobby Nasution usai drawing Piala AFF U19 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (7/5/2026). Erick Thohir menanggapi hasil drawing Piala AFF U19 2026.
PIALA AFF U19 - Ketum PSSI Erick Thohir foto bersama Gubsu Bobby Nasution usai drawing Piala AFF U19 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (7/5/2026). Erick Thohir menanggapi hasil drawing Piala AFF U19 2026. (TRIBUN MEDAN/Aprianto Tambunan)

Disinggung hasil drawing, Khiev menilai bahwa Grup A menjadi yang paling berat pada Piala AFF U19 tahun 2026 ini.

Namun, ia yakin, seluruh tim akan bekerja keras untuk meraih hasil terbaik, demi lolos ke babak berikutnya. 

"Jadi Grup A yang paling berat, tapi saya yakin semua negara akan memberikan yang terbaik. Karena nanti yang masuk empat besar itu juara grup dan runner-up terbaik," sebutnya. 

Diketahui, Timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup A pada ajang ASEAN U19 Boys Bank Sumut Championship 2026 Indonesia atau Piala AFF U-19 2026 usai hasil drawing resmi diumumkan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (7/5/2026).

Dalam hasil undian tersebut, skuad Garuda Muda dipastikan akan menghadapi rival kuat Asia Tenggara, Vietnam, serta Timor-Leste dan Myanmar di fase penyisihan grup. Kehadiran Vietnam membuat persaingan di Grup A diprediksi berlangsung sengit, mengingat mereka merupakan rival Indonesia. 

Prosesi drawing berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah tokoh penting sepak bola nasional maupun Asia Tenggara. Hadir langsung Presiden AFF Khiev Sameth, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Wali Kota Medan Rico Waas, Plt Ketua Umum PSSI Arya Sinulingga, hingga Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto. Sejumlah tamu undangan dan insan sepak bola Sumatera Utara juga turut memeriahkan acara tersebut.

Drawing babak penyisihan grup ASEAN U19 Championship 2026 membagi 11 negara peserta ke dalam tiga grup berdasarkan empat pot undian. Pada pot pertama ditempati tuan rumah Indonesia bersama Thailand dan Australia.

Sementara pot kedua dihuni Malaysia, Vietnam, dan Kamboja. Kemudian pot ketiga diisi Singapura, Timor-Leste, dan Filipina. Sedangkan pot keempat hanya ditempati Myanmar serta Brunei Darussalam.

Menariknya, legenda PSMS Medan Iwan Karo-karo mendapat kehormatan sebagai petugas pengundian. Iwan melakukan proses drawing mulai dari pot empat hingga pot satu yang kemudian menentukan komposisi akhir setiap grup.

Berdasarkan hasil undian, Grup A dihuni Indonesia, Vietnam, Timor-Leste, dan Myanmar. Kemudian Thailand berada di Grup B bersama Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Sementara Grup C hanya diisi tiga negara yakni Australia, Kamboja, dan Filipina.

Dengan komposisi tersebut, persaingan menuju babak semifinal dipastikan berlangsung ketat. Dalam format kompetisi ASEAN U19 Championship 2026, hanya juara grup yang otomatis lolos ke semifinal. Satu tiket tersisa akan diberikan kepada runner-up terbaik dari seluruh grup.

Seluruh pertandingan fase grup sendiri menggunakan sistem round robin atau setengah kompetisi, di mana setiap tim hanya saling bertemu satu kali. Situasi itu membuat setiap pertandingan sangat menentukan dan memaksa seluruh kontestan tampil maksimal demi mengamankan posisi puncak klasemen grup.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved