PSMS Medan

PSMS Medan Bubarkan Tim, Sebagai Momen Evaluasi Diri Setelah Mengarungi Kompetisi Musim Ini

Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan mengatakan bahwa setiap pertemuan pasti ada perpisahan.

Tayang:
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Aprianto Tambunan
Foto bersama tim PSMS Medan usai pembubaran di Mess Atlet Disporasu, Senin (4/5/2026) siang. Manajemen PSMS Medan resmi membubarkan tim setelah menuntaskan seluruh rangkaian kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Manajemen PSMS Medan jadikan momen pembubaran tim sebagai evaluasi diri usai menuntaskan seluruh rangkaian kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan mengatakan bahwa setiap pertemuan pasti ada perpisahan.

Baginya, momen ini menjadi kesempatan untuk seluruh tim, baik pemain, pelatih, dan ofisial untuk melakukan evaluasi diri setelah mengarungi kompetisi musim ini. 

"Tadi saya sudah sampaikan kepada tim, sebelum kita menunjuk orang kita coba tunjuk diri kita dulu. Artinya kita refleksikan diri dulu, apa yang kurang dari kita, salah kita di mana," ujar Fendi Jonathan kepada Tribun Medan usai pembubaran tim. 

Tak hanya untuk tim, Fendi juga mengatakan, evaluasi diri ini juga ditujukan kepada seluruh manajemen yang sudah sama-sama berjuang menangani PSMS Medan musim ini. 

"Begitu juga dari manajemen, manajemen juga akan evaluasi. Begitu juga dengan para pemain, mereka pulang fefresh dulu bersama keluarga dan mereka harus refleksikan diri mereka. Selama ini main dengan hati, apakah sudah berjuang dengan maksimal atau tidak," lanjutnya. 

Kendati begitu, Fendi juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang telah berjuang selama musim ini di Pegadaian Championship.

Ia mengatakan, akan mengambil sisi positif yang sudah diciptakan seluruh tim pada kompetisi musim ini. 

"Saya ambil positifnya. Kita sudah sama-sama berjalan, berkeringat sama-sama, nangis sama-sama, dan bahagia sama-sama. Jadi refleksinya begitu," katanya. 

Ia memastikan evaluasi diri ini, akan menjadi modal awal untuk mempersiapkan tim PSMS Medan di kompetisi musim depan.

Sehingga, target yang selama ini diapungkan lolos ke Liga 1 Indonesia bisa tercapai. 

"Pastinya dari manajemen akan evaluasi lagi, baik dari seluruh pemain, dan kepelatihan kita akan evaluasi. Supaya target kita memang untuk di Liga 1 bisa tercapai," pungkasnya.

Seperti diketahui, Keputusan pembubaran tim tersebut diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh, sekaligus langkah awal dalam menyusun kekuatan baru menghadapi musim berikutnya.

Amatan Tribun Medan, suasana haru dan penuh keakraban mewarnai momen pembubaran tim yang berlangsung di Mess Atlet Disporasu, Senin (4/5/2026) siang. 

Para pemain, pelatih, dan ofisial berkumpul dalam satu kesempatan sederhana sebagai penutup perjalanan panjang yang telah mereka lalui bersama pada kompetisi kasta kedua Liga Indonesia musim ini.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved