Liga 4 Sumut

Semifinal Liga 4 Sumut 2025/2026: Batubara United vs PS Kwarta, Binjai City Tantang Payabakung FC

Empat tim terbaik dipastikan melangkah ke babak semifinal dan akan saling sikut demi mengamankan tiket ke partai puncak.

TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN
BATUBARA UNITED - Foto skuad Batubara United setelah menghadapi Payabakung FC di Stadion Unimed, Sabtu (11/4/2026). Liga 4 Piala Gubsu sudah memasuki babak semifinal, empat tim lolos dan akan berebut tiket ke final. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara 2025/2026 memasuki fase krusial. Empat tim terbaik dipastikan melangkah ke babak semifinal dan akan saling sikut demi mengamankan tiket ke partai puncak.

Keempat tim yang lolos merupakan hasil persaingan ketat di babak enam besar yang terbagi dalam dua grup. Mereka adalah Binjai City Sport Club, Batubara United, Payabakung FC, dan PS Kwarta.

Dari Grup E, Binjai City Sport Club tampil dominan dengan menyapu bersih dua kemenangan dan mengoleksi 6 poin untuk keluar sebagai juara grup. Sementara PS Kwarta mengamankan posisi runner-up dengan raihan 3 poin.

Di Grup D, persaingan berlangsung lebih ketat. Batubara United dan Payabakung FC sama-sama mengumpulkan 4 poin. Namun, Batubara United berhak menyandang status juara grup berkat keunggulan produktivitas gol, sementara Payabakung harus puas di posisi kedua.

Dengan hasil tersebut, laga semifinal mempertemukan Batubara United kontra PS Kwarta, sedangkan Binjai City Sport Club akan menghadapi Payabakung FC. Seluruh pertandingan semifinal dijadwalkan berlangsung di Stadion Unimed, Selasa (14/2/2026).

Sekretaris tim Batubara United, Muliadi, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian timnya yang tidak hanya memenuhi, tetapi juga melampaui target  yang diapungkan sejak awal.

“Alhamdulillah, anak-anak main luar biasa. Target awal memang lolos semifinal, tapi bisa jadi juara grup jelas bonus yang mendongkrak mental tim. Ini bahkan melebihi ekspektasi kami,” ujar Muliadi kepada Tribun Medan melalui pesan WhatsApp.

Lebih lanjut, Muliadi menilai progres tim terlihat signifikan sejak fase grup hingga babak enam besar. Menurutnya, para pemain kini semakin memahami sistem permainan dan menunjukkan keberanian di lapangan.

“Di fase grup kita hanya runner-up Grup B, tapi di enam besar progresnya kelihatan. Anak-anak sudah paham sistem dan berani bermain. Ini jadi modal penting menghadapi semifinal,” tambahnya.

Menghadapi PS Kwarta, Muliadi menyebut lawannya sebagai tim berpengalaman yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Namun, ia tetap optimistis dengan peluang timnya.

“PS Kwarta tim kuat, punya tradisi bagus dan pengalaman. Tapi kualitas kita tidak jauh berbeda. Kuncinya disiplin bertahan dan transisi cepat. Beberapa pemain kita juga sedang dalam performa terbaik,” jelasnya.

Muliadi menegaskan tim akan fokus pada pemulihan kondisi pemain, analisis permainan lawan, serta memaksimalkan situasi bola mati yang kerap menjadi penentu di fase gugur.

“Yang penting jaga mental, jangan overconfidence. Tetap rendah hati dan kerja keras,” tegasnya.

Sementara itu, Manajer Binjai City Sport Club, Ferdy Yupa, menegaskan timnya tetap mengusung target tinggi hingga partai final. Meski demikian, ia mengingatkan pemain untuk tidak jemawa.

“Target kita belum berubah, mudah-mudahan bisa terus sapu bersih kemenangan sampai final. Tapi kita tetap tidak boleh meremehkan lawan,” katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved