Piala Dunia 2026

Hadiah Piala Dunia 2026 Tembus Rp12 Triliun, Juara Raup Rp846 Miliar, Berikut Rinciannya

Jumlahnya tidak main-main karena menyentuh 727 juta dolar atau setara Rp12 triliun yang akan didistribusikan kepada 48 tim peserta.

IST
PIALA DUNIA 2026 - Bola resmi Piala Dunia 2026 Trionda dan trofi Piala Dunia 2026. Pertandingan sengit ajang Piala Dunia 2026 akan ditayangkan oleh TVRI selaku pemegang hak siarnya. Pemerintah dan warga bisa gelar nonton bareng (nobar). 

TRIBUN-MEDAN.com - Hadiah Piala Dunia 2026 totalnya menembus Rp12 triliun dengan juara meraup Rp846 miliar. Simak rinciannya dalam artikel ini.

Pada edisi Piala Dunia 2026 kali ini, Amerika Serikat-Kanada-Meksiko, didapuk menjadi tuan rumah.

Tidak hanya bertempat di 3 lokasi berbeda, Piala Dunia tahun ini dipastikan mencatatkan sejarah baru.

Bukan hanya memecahkan rekor dari sisi jumlah peserta dan laga, tetapi juga mencatatkan rekor dalam hal hadiah uang yang ditawarkan FIFA kepada seluruh kontestan.

Baca juga: Isyana Sarasvati Menangis di Panggung, Kenang Vidi Aldiano, Tetap Tegar Nyanyikan Tetap Dalam Jiwa

Dalam laman resmi FIFA, pada 18 Desember 2025 lalu, induk sepak bola dunia tersebut telah mengumumkan total hadiah uang dalam gelaran Piala Dunia 2026.

Jumlahnya tidak main-main karena menyentuh 727 juta dolar atau setara Rp12 triliun yang akan didistribusikan kepada 48 tim peserta.

Angka itu tergolong luar biasa jika dibandingkan gelaran 4 tahun silam di Qatar pada Piala Dunia 2022.

Saat itu mereka hanya menggelontorkan dana senilai 440 juta dolar.

Untuk Piala Dunia tahun ini, paket keuangannya bisa dibilang naik nyaris 50 persen.

Tak pelak jika turnamen bal-balan termegah sejagat itu menjadi edisi terkaya dalam sejarah 96 tahun kompetisi ini.

Baca juga: Vidi Aldiano Dimakamkan di Tanah Kusir, Kondisi Sheila Dara Sampai Harus Dipapah

Sejak Piala Dunia pertama kali digelar di Uruguay pada 1930, hadiah uang telah menjadi bagian dari daya tarik turnamen ini.

Akan tetapi, skala finansialnya terus meroket seiring popularitas sepak bola di era digital dan globalisasi lewat penayangan di televisi.

Pada 2006 ketika Italia menjuarai turnamen di Jerman, mereka hanya membawa pulang 12,2 juta dolar.

Bila dikomparasikan dengan kondisi saat ini, angka itu kini bahkan tidak cukup untuk membayar gaji satu musim pemain bintang kelas dunia.

Lompatan besar pertama terjadi pada 2014 di Brasil, ketika FIFAmemperkenalkan total hadiah 576 juta dolar, naik dari 420 juta dolar pada 2010.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved