Championship

KONDISI Skuat PSMS Medan Jelang Lawan Bekasi City, Eko Sudah Punya Pengganti Barata

Duel PSMS Medan vs FC Bekasi City dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Jumat (30/1/2026).

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PSMS MEDAN - Pemain PSMS Medan menggelar official training di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (24/1/2026). PSMS Medan bidik curi poin di markas Garudayaksa FC dengan bekal tren positif di dua laga sebelumnya. 

TRIBUN-MEDAN.com – Kondisi pemain PSMS Medan jelang lawan FC Bekasi City di pekan terkahir putaran ke-2 Championship 2025/2026 siap tempur, hanya minus Vitor Barata.

Duel PSMS Medan vs FC Bekasi City dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Jumat (30/1/2026).

Pertandingan nanti menjadi laga krusial bagi tim berjuluk Ayam Kinantan dalam upaya menembus lima besar klasemen.

Laga melawan FC Bekasi City dinilai sangat penting karena menjadi kesempatan terakhir bagi Ayam Kinantan untuk mengamankan kemenangan sekaligus menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen, sebelum masuk ke putaran ketiga kasta kedua Liga Indonesia tersebut. 

Baca juga: Bagan 16 Besar Liga Champions 2025/26 - Real Madrid Potensi Jumpa Man City, PSG Vs Chelsea

Saat ini, PSMS Medan berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 23 poin hasil dari enam kemenangan, lima kali imbang, dan enam kekalahan.

Ayam Kinantan hanya terpaut satu poin dari Persiraja Banda Aceh yang menempati posisi ke lima, sehingga persaingan menuju lima besar masih terbuka lebar.

Agar bisa naik ke posisi lima besar, PSMS Medan wajib meraih poin penuh saat menghadapi FC Bekasi City.

Selain itu, PSMS juga berharap Persiraja Banda Aceh gagal meraih kemenangan atau setidaknya bermain imbang saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion H. Dimurthala.

Dengan skenario tersebut, PSMS Medan berpeluang naik ke peringkat lima dengan keunggulan agregat atas Persiraja. 

Baca juga: HASIL Lengkap Liga Champions - Real Madrid dan PSG Terpeleset ke Play-off, Liverpool Pesta Gol

Persaingan di papan atas semakin krusial mengingat regulasi sistem triple round robin yang diterapkan pada Pegadaian Championship musim ini.

Sistem tersebut memberikan keuntungan tersendiri bagi tim yang finis di lima besar klasemen pada akhir putaran kedua.

Tim yang finis di peringkat 1 hingga 5 berhak mendapatkan jatah lima pertandingan kandang dan empat pertandingan tandang pada putaran ketiga.

Sementara itu, tim yang berada di peringkat 6 hingga 10 harus menerima jatah empat pertandingan kandang dan lima pertandingan tandang.

Regulasi ini menetapkan bahwa penentuan jatah pertandingan kandang dan tandang sepenuhnya mengacu pada posisi klasemen setelah putaran kedua berakhir.

Baca juga: Alasan Manajemen PSMS Medan Rekrut Antoni Nugroho, Bisa Diturunkan Hadapi Bekasi City

Artinya, hasil pertandingan pada pekan ke-18 akan sangat menentukan apakah PSMS Medan memiliki keuntungan bermain lebih sering di hadapan pendukung sendiri atau justru harus lebih banyak melakoni laga tandang pada putaran ketiga.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved