Championship

Keperkasaan Eko Purdjianto Terhenti di Markas Garudayaksa FC, Ungkap Penyebab Kekalahan PSMS Medan

Eko Purdjianto, menilai pertandingan tersebut berlangsung sulit dan menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya ke depan.

Instagram/Official PSMS Medan
EKO PURDJIANTO - Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto saat melawan Persiraja Banda Aceh di Championship. 

Ringkasan Berita:- PSMS Medan gagal melanjutkan tren positif pada lanjutan pekan ke-17 Pegadaian Championship musim 2025/2026 usia kalah dari Garudayaksa FC
Kekalahan ini memutus catatan manis Eko Purdjianto semenjak melatih PSMS Medan yang sebelumnya meraih dua kemenangan beruntun.
-Eko Purdjianto, menilai pertandingan tersebut berlangsung sulit dan menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya ke depan.

 

TRIBUN-MEDAN.com - Keperkasaan pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto terhenti di markas Garudayaksa FC pada pekan ke-17 Championship 2025/2026.

PSMS Medan gagal melanjutkan tren positif pada lanjutan pekan ke-17 Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/1/2026) sore, tim berjuluk Ayam Kinantan harus mengakui keunggulan tuan rumah Garudayaksa FC dengan skor 1–2.

Kekalahan ini memutus catatan manis Eko Purdjianto semenjak melatih PSMS Medan yang sebelumnya meraih dua kemenangan beruntun.

Baca juga: AC Milan Konsisten Tak Terkalahkan di Liga Italia, Tahan Imbang AS Roma Bertengger di Papan Atas

Eko Purdjianto pun membeberkan penyebab kekalahan PSMS Medan yang sempat unggul.

Kekalahan PSMS tersebut, berdampak pada posisi PSMS di klasemen sementara Grup A.

Tim asuhan Eko Purdjianto kini tertahan di peringkat keenam klasemen dengan perolehan 23 poin, hasil dari enam kemenangan, lima kali imbang, dan enam kekalahan.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menilai pertandingan tersebut berlangsung sulit dan menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya ke depan.

Ia menyebut setelah unggul lebih dulu, PSMS seharusnya mampu menjaga fokus hingga akhir laga.

KALAH - Aksi striker PSMS Medan, Felipe Cadenazzi saat beraksi melawan Garudayaksa FC. Dalam laga ini PSMS Medan menelan kekalahan atas tuan rumah Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/1/2026).
KALAH - Aksi striker PSMS Medan, Felipe Cadenazzi saat beraksi melawan Garudayaksa FC. Dalam laga ini PSMS Medan menelan kekalahan atas tuan rumah Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/1/2026). (Instagram/Official PSMS Medan)

Baca juga: Klasemen Liga Inggris Usai Hasil Arsenal vs Man United 2-3, Michael Carrick Luar Biasa

“Pertandingan ini seru dan tidak mudah. Setelah kita unggul 1–0, tentunya tuan rumah mengejar ketertinggalan dengan memasukkan dua striker. Seharusnya kita tetap fokus, karena kalau unggul tapi tidak fokus, kita bisa kebobolan,” ujar Eko.

Ia menambahkan, gol-gol yang bersarang ke gawang PSMS terjadi akibat kurang siapnya tim dalam melakukan transisi dari menyerang ke bertahan.

“Gol-gol tadi terjadi dari transisi menyerang ke bertahan yang kurang siap. Ini jadi evaluasi ke depan. Masih ada pertandingan selanjutnya dan kami harus lebih siap. Meski hasil ini sangat menyedihkan, tapi inilah sepak bola,” ucapnya.

Terkait beberapa kali penghentian pertandingan akibat pengecekan VAR, Eko menyatakan pihaknya menerima seluruh keputusan wasit, meskipun kondisi tersebut dinilainya cukup memengaruhi fokus pemain.

Baca juga: HASIL Championship - Sempat Unggul, PSMS Medan Kena Comeback Garudayaksa FC

“VAR kita terima keputusannya, tapi memang pertandingan jadi sering terhenti cukup lama. Penundaan itu sedikit banyak menurunkan fokus pemain, sangat disayangkan,” katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved