Championship

Sriwijaya FC Krisis Berat di Championship, Rekrut Pemain Tanpa Digaji, Datang demi Menit Bermain

Perform buruk itu tak terlepas adanya alami krisis finansial dalam mengarungi kompetisi Championship musim ini.

Instagram
SRIWIJAYA FC - Pemain Sriwijaya FC saat terjatuh di lapangan berusaha dibantu pemain lawan. Kondisi Sriwijaya FC saat ini tengah krisis finansial. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sriwijaya FC yang sempat menjadi klub raksasa sepak bola di Indonesia berada di ambang kehancuran mengikuti kompetisi kasta kedua Championship 2025/2026.

Hingga menjalani pekan ke-16, Sriwijaya FC belum pernah meraih kemenangan. Mereka cuma meraih dua kali hasil imbang dan selebihnya menelan kekalahan.

Perform buruk itu tak terlepas adanya alami krisis finansial dalam mengarungi kompetisi Championship musim ini.

Isu ini bukan hanya isapan belaka dan sudah terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Garudayaksa FC Vs PSMS Medan - Hadapi Pemuncak Klasemen,Eko Purdjianto: di Liga 2 Saling Mengalahkan

Krisis yang dialami Sriwijaya FC menyebabkan pembayaran gaji yang telat hingga akomodasi tim yang seadanya ketika menjalani pertandingan taandang.

Hal itu juga yang kemudian membuat sejumlah pemain Sriwijaya FC hengkang di masa transfer putaran kedua Liga 1 Januari hingga awal Februari mendatang.

Satu per satu pemain pergi hingga hanya menyisakan 15 pemain, tiga di antaranya penjaga gawang pada pertengahan Januari lalu.

Setelah itu, dengan segenap kemampuan finansial yang dimiliki Sriwijaya FC, mereka tetap berupaya mendatangkan pemain baru di periode transfer ini.

Baca juga: Miliano Jonathans Akhirnya Cetak Gol Perdana di Klub Baru, Modal Bagus Timnas Jelang FIFA Series

Bahkan yang terbaru, ada sejumlah pemain yang bergabung secara "sukarela". Ya sukarela. Sriwijaya FC tidak memberikan gaji, hanya menyiadakan tempat tinggal dan makan.

Upaya Manajemen

Manajemen Sriwijaya FC tidak bisa berbuat banyak meskipun segenap upaya telah dilakukan demi eksistensi klub yang pernah juara Dvisi Utama sepak bola Indonesia dua kali ini (2007/2008 dan 2011/2012).

Harapan sederhananya bisa bertahan di kasta kedua untuk musim 2026/2027 mendatang.

Manajer klub Sriwijaya FC, Eko Saputro tidak menampik isu ini. Ia secara terang-terangan mengungkapkan kondisi finansial klub yang terngah krisis.

Meskipun begitu, manajemen tetap mendatangkan pemain baru guna melengkapi skuat yang ada sebelumnya. Pemain yang mereka rekrut adalah yang siap berjuang sepenuh hati, bukan melulu soal gaji.

Baca juga: HASIL Lengkap Liga Champions - Juventus Balaskan Dendam, Bayern Muenchen Lolos 16 Besar

"Kita lihat untuk anggaran keuangan tim ini sendiri kalau bisa dibilang, minus," katanya, dikutip dari Sripoku.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved