PSMS Medan

Ribuan Suporter Padati Stadion Utama Jelang Duel PSMS Medan vs Adhyaksa FC

Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel panas di Grup 1, mengingat posisi kedua tim di papan klasemen sementara.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Aprianto Tambunan
Suasana di depan Stadion Utama Sumatra Utara, Minggu (11/1/2026). Ribuan suporter PSMS Medan padati Stadion Utama Sumatra Utara jelang laga menghadapi Adhyaksa FC.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Suasana Stadion Utama Sumatera Utara kian semarak menjelang laga krusial antara PSMS Medan kontra Adhyaksa FC pada lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026, Minggu (11/1/2026) sore.

Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel panas di Grup 1, mengingat posisi kedua tim di papan klasemen sementara.

Pantauan Tribun Medan di lokasi pertandingan, ribuan penonton mulai memadati kawasan Stadion Utama sejak beberapa jam sebelum laga dimulai.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas, dengan penonton dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, berbondong-bondong datang ke stadion kebanggaan Sumatera Utara yang menjadi salah satu venue utama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumut 2024 tersebut.

Satu per satu penonton tampak tertib menukarkan tiket untuk memasuki area stadion.

Suasana penuh semangat semakin terasa ketika tribun mulai dipenuhi oleh pendukung PSMS Medan yang mengenakan atribut berwarna hijau, warna khas kebesaran tim berjuluk Ayam Kinantan.

Sorak sorai dan nyanyian dukungan pun mulai terdengar, menambah atmosfer pertandingan yang kian bergelora.

Tingginya animo penonton ini menjadi bukti nyata besarnya kecintaan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya terhadap PSMS Medan.

Meski tim tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen, dukungan dari para suporter tetap mengalir deras.

Selain suporter umum, massa SMeCK Hooligan, kelompok suporter fanatik PSMS Medan, juga terlihat sudah memadati area Stadion Utama Sumatera Utara. 

Mereka datang dengan membawa sejumlah bendera berukuran besar serta atribut khas lainnya sebagai simbol dukungan penuh kepada tim kesayangan.

Ratusan anggota SMeCK Hooligan tampak langsung bergerak menuju pintu masuk stadion untuk menukarkan tiket masing-masing sebelum mengambil posisi di tribun.

Dari sisi pertandingan, laga ini dipastikan berjalan sengit.

PSMS Medan sebagai tuan rumah menargetkan kemenangan demi mengamankan tiga poin penting untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Grup 1.

Saat ini, PSMS Medan berada di peringkat ketujuh dengan koleksi 17 poin, hasil dari empat kemenangan, lima hasil imbang, dan lima kekalahan.

Sementara itu, Adhyaksa FC datang ke Medan dengan kepercayaan diri tinggi.

Tim tamu saat ini menempati peringkat ketiga klasemen dengan raihan 26 poin, hasil dari tujuh kemenangan, lima imbang, dan dua kekalahan.

Posisi tersebut membuat Adhyaksa FC bertekad mencuri poin di kandang PSMS demi menjaga peluang bersaing di papan atas.

Pertandingan ini pun menjadi momentum penting bagi PSMS Medan untuk bangkit dan kembali ke jalur persaingan.

Tambahan tiga poin akan sangat berarti bagi Ayam Kinantan untuk mendekati zona papan atas klasemen.

Tak hanya soal posisi klasemen, laga ini juga memiliki makna khusus bagi PSMS Medan karena menjadi debut pelatih anyar Eko Purdjianto.

Eko resmi menggantikan Kas Hartadi yang sebelumnya menukangi PSMS Medan.

Debut ini diharapkan mampu membawa energi dan semangat baru bagi tim, sekaligus menjadi awal kebangkitan PSMS di putaran kompetisi.

Dengan dukungan penuh ribuan suporter dan atmosfer stadion yang bergemuruh, PSMS Medan diharapkan mampu tampil maksimal saat menghadapi Adhyaksa FC pada laga krusial sore ini.

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved