PSMS Medan
Persikad Depok Ngaku Puas Bisa Curi Poin di Kandang PSMS Medan
Saya sampaikan kepada seluruh pemain bahwa sepak bola bukan hanya soal taktik, teknik, dan fisik, tapi juga soal psikologi.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Persikad Depok cukup puas berhasil mencuri satu poin dari markas PSMS Medan setelah menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1 pada laga pekan kelima Pegadaian Championship 2025/2026.
Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (11/10/2025) malam.
Pelatih Persikad Depok, Ridwan Saragih, mengucap syukur atas hasil tersebut. Ia menilai, perjuangan para pemain patut diapresiasi, terlebih mereka mampu menyamakan kedudukan meski bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua.
“Saat saya memasukkan dua pemain tambahan, mereka menunjukkan motivasi tinggi dan akhirnya bisa mencuri poin. Alhamdulillah, satu poin ini sangat berharga karena kami bermain tandang. Saya apresiasi semangat juang pemain yang pantang menyerah,” ujar Ridwan.
Ridwan mengaku terus memotivasi para pemain agar tidak menyerah meskipun tertinggal lebih dulu dan harus bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit.
“Saya sampaikan kepada seluruh pemain bahwa sepak bola bukan hanya soal taktik, teknik, dan fisik, tapi juga soal psikologi. Sebelum peluit panjang dibunyikan, tidak ada yang tidak mungkin. Saya minta mereka untuk terus bermain dengan semangat pantang menyerah,” ungkapnya.
Laga sempat terhenti sekitar 10 menit pada menit ke-66 akibat protes dari staf pelatih Persikad Depok. Ridwan menjelaskan, penghentian itu terjadi karena ada gangguan dari suporter PSMS yang berdiri di belakang papan iklan dekat gawang timnya.
“Kiper kami mendapat tekanan dari suporter yang berada terlalu dekat di belakang gawang. Saya harap pengamanan bisa lebih diperketat agar kejadian seperti ini tidak terulang. Pertandingan seharusnya bisa berjalan normal dan nyaman untuk ditonton,” jelasnya.
Sementara itu, pemain Persikad, Aul Lubis, menyebut hasil imbang ini sangat berarti bagi seluruh tim. Ia mempersembahkan poin tersebut untuk rekan dan keluarga besar Persikad yang sedang berduka.
“Satu poin ini kami syukuri dan jadikan bahan evaluasi. Hasil ini kami persembahkan untuk rekan kami Billy yang sedang dirawat di rumah sakit, dan juga untuk anak pelatih kami, Coach Wanda, yang baru saja meninggal dunia. Semoga di laga selanjutnya kami bisa tampil lebih baik dan meraih poin penuh di kandang,” pungkasnya.
(cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
| Gol Perdana Clayton Da Silva Jadi Sinyal Positif, Pelatih Sebut Ada Progres di Lini Depan PSMS Medan |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Terpuruk di Dasar Klasemen, Kas Hartadi Soroti Finishing dan Set Piece |
|
|---|
| Nasib PSMS Medan Gagal Promosi ke Super League, Tanggapan Pelatih Ayam Kinantan |
|
|---|
| Julius Raja Soroti Kegagalan PSMS Medan Promosi ke Super League, Tekankan Pentingnya Lobi-lobi |
|
|---|
| SELAMAT Tinggal Super League, PSMS Medan Bertahan Lagi di Championship, Eko Targetkan 5 Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PSMS-Medan-menjamu-Persikad-Depok-pada-pertandingan-pekan-kelima-Pegadaian.jpg)